Yasonna Laoly mundur dari jabatan Menkumham karena terpilih sebagai anggota dewan

Oleh: Rudi Hasan / Yuliawan A

Poskaltim.com, Jakarta – Berita mengejutkan datang dari Yasonna Laoly , yang mundur dari jabatannya sebagai Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham).

Walau begitu, Yasona mundur tak berkaitan dengan kasus apapun, atau masalah Hak Asasi Manusia yang banyak disuarakan. Yasonna mundur lantaran dirinya terpilih menjadi anggota dewan.

“Bersama ini mohon perkenan izin Bapak Presiden Saya mengajukan permohonan pengunduran diri sebagai Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia terhitung mulai 1 Oktober 2019,” kata Yasonna dalam surat tertulisnya, Jumat, (27/9).

Yasonna menyebut, mundurnya dia lantaran Menteri tak boleh merangkap jabatan. Hal ini sesuai Pasal 23 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara.

“Hal ini berkaitan dengan terpilihnya Saya sebagai Anggota DPR Republik Indonesia Daerah Pemilihan Sumatera Utara,” kata dia.

Aturan itu menjelaskan bahwa menteri dilarang merangkap jabatan sebagai pejabat negara lainnya sesuai dengan Peraturan Perundang-Undangan. Yasonna mengucapkan terimakasih telah diberikan kesempatan dan kepercayaan oleh Presiden Joko Widodo.

Kader PDIP itu menyebut Jokowi dan Jusuf Kalla telah mendukung selama dirinya menjabat. Sehingga apa yang dilakukannya di periode pertama Jokowi, sudah benar-benar tuntas.

“Disamping itu saya memohon maaf apabila selama menjabat sebagai Menteri terdapat banyak kekurangan dan kelebihan,” kaya Yasonna. (YAN/INI Network)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here