Kepala BNPT Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi Suhardi Alius,

Oleh: Yuliawan Andrianto

Poskaltim.com, Jakarta — Ancaman  faham radikalisme dan terorisme sudah sangat mudah ditemukan pada dunia maya, dalam era digitalisasi dan globalisasi saat ini.

Kepala Badan Nasional Pencegahan Terorisme (BNPT) Komisaris Jenderal Polisi Suhardi  Alius menegaskan keluarga merupakan unit terkecil dalam menahan paparan faham radikalisme.

“Jangan berkata kami baik-baik saja. Karena disekeliling kita telah berseliweran informasi digital yang kadang menyesatkan. Jangan berkata kami bebas (faham radikalisme) selama masih ada sinyal (telepon dan data). Itulah yang terjadi saat ini,” tegasnya saat pembukaan Rakernas FKPT Ke-VII yang berlangsung 17-20 Februari di Jakarta, Senin malam (17/2).

Lanjut Suhardi, banyak sekali yang terpapar ketika seseorang mencari agama dengan hanya melakukan pencarian (searching) di google dan sebagainya. Belum lagi penyebaran informasi yang bersifat kabar bohong (hoax) yang dibuat dan disebarkan secara sengaja oleh orang-orang yang memang ingin membuat gaduh.

Kepengurusan FKPT Kaltim periode 2020-2022 usai pelantikan oleh Ketua BNPT Komjen Pol Suhardi Alius.
Oleh sebab itu, ujarnya, masyarakat harus waspada dan sadar ketika bermedia sosial bagi kita semua. Terutama, menjaga keluarga masing-masing sebagai unit terkecil di masyarakat.

Keluarga, jelas Komjen Pol. Suhardi, adalah benteng kuat untuk meningkatkan imunitas faham radikalisme dan terorisme. Oleh, karena itu, dia berharap untuk dapat menjaga kualitas pertemuan dan sosialisasi antar anggota keluarga.

“Terorisme bisa terjadi kapanpun dan dimanapun tanpa terduga. Bisa jadi pelakunya merupakan bagian dari keluarga kita dan berdiam di sekitar kita,” ucapnya.

Dalam Rakernas VII tahun 2020 di Jakarta mengambil tema “Damai dan Bersatu”, juga dilantik kepengurusan Kepengurusan Kaltim periode 2020-2022 dipimpin oleh H. Ahmad Jubaidi, S. Sos, Msi dengan beberpa bidang yaitu Bidang Agama, Sosial dan Budaya dijabat oleh Mulyadi Mugheni, S.Ag, Bidang Hukum, Media Massa, Hukum dan Humas di Jabat oleh Yuliawan Andrianto, Bidang Pendidikan dan Pemuda dijabat oleh DR Sudirman, MSi, Bidang Perempuan dan Anak dijabat oleh Siti Rahmah, M.Pd, dan Bidang Pengkajian dan Penelitian dijabat oleh DR Zamroni, M.Pd. Kepengurusan di daerah juga dibantu oleh beberapa satgas dan bendahara.(YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here