Oleh: Anisa Tri K / Yuliawan A

Poskaltim.com, –- Jangan minum setelah tubuh merasa haus Itulah tips ketika musim kemarau seperti yang terjadi saat ini, dapat membuat tubuh mudah dehidrasi. Apalagi diprediksi dalam beberapa pekan ke depan, posisi matahari akan sangat dekat dengan posisi bumi. Umumnya, kandungan air di dalam tubuh manusia yang sehat adalah lebih dari 60 persen dari total berat badan.

Kandungan air yang ideal di dalam tubuh berfungsi untuk membantu kerja sistem pencernaan, mengeluarkan kotoran dan racun dari dalam tubuh, sebagai pelumas dan bantalan untuk persendian, melembapkan jaringan-jaringan pada telinga, tenggorokan, dan juga hidung, serta sebagai media transportasi nutrisi untuk sel-sel tubuh dan menjaga kulit tetap sehat.

Untuk menjaga tubuh tetap sehat saat udara memanas akibat gerak semu matahari pada musim kemarau ini, cobalah sejumlah tips penting agar tubuh tidak mengalami dehidrasi. Seperti yang dilansir livescience, Rabu (2/10).
Minum cukup air untuk mencegah kehausan.

Pantau hilangnya cairan dengan memeriksa warna urin Anda. Ini harus kuning pucat dan tidak kuning gelap, terlalu bau ataupun kuning berawan.

Setiap kali Anda berolahraga di panas ekstrim atau selama lebih dari satu jam, jaga kondisi tubuh dengan minum air yang mengandung elektrolit 6 persen dan 8 persen karbohidrat. Hal ini mencegah “hiponatremia” (natrium darah rendah).

Makan setidaknya lima cangkir buah-buahan dan sayuran per hari untuk kesehatan optimal. Buah dan sayur mengandung air dan kalium gizi yang penting bagi tubuh.

Pakai pakaian longgar dan berlengan panjang, atau pakaian ketat, membatasi lainnya.

Salah satu teknik pendinginan terbaik jika Anda berada di luar ruangan adalah dengan mengenakan pakaian longgar dan panjang. Hal ini berfungsi untuk melindungi kulit dari terik dan menjaga suhu tubuh.

Melansir healthmaxphysio, para peneliti memperkirakan, bahwa mereka yang berusia di atas 50, atau mereka yang memiliki kondisi jantung, berada pada peningkatan risiko terkena stroke panas atau penyakit yang berhubungan dengan panas, sebaiknya hindari bekerja di luar ruangan, terlebih jika suhu ruangan sedang dalam kondisi panas ekstrim. (YAN/INI Network)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here