Oleh: Yuliawan A

Poskaltim.com, Samarinda — Meluaskan kebakaran hutan dan lahan salah satunya disebabkan karena kurangnya persediaan air untuk memadamkannya. Walaupun harus mengharapkan pemadam kebakaran, terkadang karena lokasi jauh dari pemukiman warga, bisa saja kendaraan pemadam kebakaran terkendala untuk sampai ke tujuan.

Warga di Kecamatan Sungai Kapih, Kota Samarinda, berinisiatif membuat kanal-kanal untuk menampung air, sebagai persiapan antisipasi jika terjadi kebakaran lahan dekat dengan pemukiman warga.

Kegiatan ini juga diikuti oleh kecamatan lainnya yaitu Kecamatan Sambutan yang kini juga menjadi salah satu daerah yang rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Bahkan beberapa kebakaran semak dan lahan tak berpenghuni penduduk, turut terbakar beberapa waktu lalu. Walau tidak ada korban jiwa maupun benda, warga yang dibantu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda juga membuat kanal dengan cara membendung saluran air untuk menampung air.

“Alhamdulillah, warga kami banyak berpartisipasi. Hal ini memang kami perlukan, karena sumber air disini cukup jauh. Apalagi pada musim kemarau seperti saat ini,” ujar Lurah Sungai Kapih, Ahmad Rudjani, pada Minggu (15/9).

Tidak hanya membangun kanal, pemerintah kelurahan juga sudah mempersiapkan mesin pompa air portable untuk warga, agar dapat memadamkan api sendiri ketika terjadi kebakaran. Mesin adalah hasil dari pengelolaan dana kelurahan yang memang diperuntukan bagi warga.

“Alhamdulillah warga kami antusias sekali membuat kanal ini. Semua pekerjaan dilakukan bergotong royong, karena mereka sadar, hal ini juga dibuat untuk kepentingan mereka,” ucapnya.(YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here