salah satu penyebab banjir adalah penyempitan aliran sungai oleh rumah-rumah warga dan faktor sedimentasi yang tinggi di muara sungai.

Oleh : Yuliawan

Poskaltim.com, Samarinda — Penggusuran pemukiman warga di sekitar pinggiran Sungai Karang Mumus yang menjadi salah satu penyebab banjir di Samarinda, rencananya akan digelar pada awal bulan Juli 2019 ini.

Namun rupanya mendapat tanggapan beragam dari warga. Warga sekitar pun berharap, sebelum direlokasi, mereka sudah diberikan wadah atau tempat hunian sehingga bisa tetap beraktivitas seperti biasanya.

Seperti yang sudah diwartakan sebelumnya, bahwa Pemprov Kaltim bersama Pemkot Samarinda dan juga jajaran terkait akan melakukan penggusuran rumah yang berdiri di atas bantaran Sungai Karang Mumus (SKM) di sekitar Pasar Segiri Samarinda pada tanggal 8 Juli hari ini. Namun kenyataannya, setelah ditunggu hingga sore hari, tak ada satupun kendaraan alat berat yang diturunkan, ataupun pihak berwenang yang berjaga-jaga di lokasi.

Warga pun mengancam, akan melakukan aksi demonstrasi bila mereka tidak diberikan wadah tinggal sementara. Mereka beranggapan pemerintah tidak adil bila hanya menggusur mereka, tanpa memikirkan nasib warga yang terkena dampaknya.

“Kami akan demolah, Ayam saja ada kandangnya, masa kami tidak diberikan tempat tinggal, kita sudah puluhan tahun disini, mau makan apa kami, tinggal dimana kalo gak ada tempat tinggal,” ujar Nadia , salah seorang warga yang bermukin di belakang Pasar Segiri Samarinda, kepada awak media, Senin (08/07).

Salah seorang warga lainnya juga mengatakan, mereka sudah sering kali mendengar isu penggusuran, namun tidak ada realisasinya. Bahkan hingga saat ini, warga belum menerima surat pemberitahuan terkait relokasi rumah mereka.

“Surat sampai sekarang belum kami terima, pihak kecamatan, kelurahan juga belum ada memberitahukan kami soal penggusuran, jadi belum jelas juga nasib kami ini, harusnya ada solusi nantinya setelah digusur,” ungkap Diana, warga bantaran Sungai Karang Mumus di segmen Pasar Segiri kepada Poskaltim.com.(YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here