Oleh: Yuliawan A

Poskaltim.com, Samarinda – Sebagai bentuk protes karena jalan berlubang tidak kunjung diperbaiki oleh Pemerinta Kota Samarinda, ruas Jalan Urip Sumoharjo dipasangi ban bekas oleh warga sekitar. Selain bentuk protes, peletakan ban bekas ini juga sebagai penanda agar kendaraan yang melintas tidak terjatuh atau kecelakaan ketika melintasi jalan rusak ini.

“Sudah sering pengendara motor jatuh. Apalagi kalau malam hari, disini kan penerangannya kurang, jadi kadang kalau yang naik sepeda motor dan dipacu kencang, pasti masuk dalam lubang ini. Mobil saja sangkut, apalagi kalau motor,” tutur Sarifuddin, warga sekitar jalan ini pada Kamis (5/9).

Diakui warga jika menaruh ban bekas ini merupakan inisiatif dari warga, sebelumnya warga sudah pernah menambal lubang dengan semen seadanya. Namun karena kualitas semen yang masih kurang baik , jalanan ini hancur dan kembali berlubang. Ditambah lagi kendaraan bermuatan besar dengan jumlah ban di atas roda enam kerap melintasi jalan ini setiap harinya.

“Kalau enggak di kasih ban bekas kasian pengguna motor kalau masuk disitu, selalu terjatuh. Tadinya mau pakai pohon pisang saja, tapi kan itu tidak kelihatan. Apalagi kalau malam,” jelasnya.

Sementara itu, Camat Samarinda Ilir, Ramdani mengatakan bahwa pihaknya akan menampung aspirasi masyarakat. Petugasnya akan melihat kondisi jalan dan melaporkannya kepada Pemkot Samarinda agar bisa segera diperbaiki.

“Kami akan komunikasikan ini dengan Pemkot Samarinda. Segera secepatnya untuk dapat ditangani. Memang jalan itu juga belum disemenisasi, mungkin saja ditahun depan ada anggaran untuk menyambung semenesasi sampai ke Jalan Biawan,” ucapnya. (YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here