Oleh: Andrie Aprianto

Poskaltim.com, Balikpapan — Seorang wanita paruh baya terjatuh dari lantai delapan sebuah hotel berbintang tiga di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur pada Senin (24/6) siang. Dugaan sementara sang wanita ini terjatuh saat sedang membersihkan rumah ibadah bersama dengan ibunya.

Menurut keterangan saksi Jerry (32), sekira pukul 11.20 Wita tiba-tiba terdengar suara seperti benda jatuh. Dirinya langsung kaget karena melihat seorang wanita sudah tersangkut di semen pondasi rumah yang tidak berpeghuni.

“Jam 11.20 an saya di rumah lagi duduk-duduk tiba-tiba ada suara kayak benda jatuh. Saya keluar karena nyaring bunyinya. Pas liat disitu (rumah kosong) ada orang nyangkut,” ujarnya.

Jerry langsung melaporkan kepada pihak hotel, dan pihak hotel langsung mengevakuasi jasad korban yang belakangan diketahui berinisial VW berusia 30 tahun dan merupakan anak dari pemilik hotel.

“Saya lapor ke hotel. Habis itu langsung dibawa ke rumah sakit pakai ambulan hotel. Nah, saya denger katanya anak pemilik hotel,” jelas Jerry kepada awak media.

Sementara itu saat Poskaltim.com mencari keluarga korban dan pihak hotel di rumah sakit Bhayangkara, kakak korban menjelaskan jika selama hidupnya korban tidak memiliki tanda-tanda yang mencurigakan. Bahkan pada Senin pagi, dirinya masih sempat sarapan bersama di hotel.

“Enggak ada tanda-tanda yang aneh kok. Tadi pagi kita juga masih sempat sarapan bersama,” ujar Sugiarto Wijaya.

Bahkan keluarga korban membantah jika korban disebut bunuh diri. Lantaran sempat beredar jika korban loncat bunuh diri.

“Enggak bunuh diri lah ya. Tadi pagi kan bersih-bersih vihara sama ibu saya. Tiba-tiba sudah enggak terlihat. Ibu nyuruh karyawan nyari kemana dia (korban). Tau-tau ada laporan dia sudah begitu,” jelasnya sambil meneteskan air mata.

Jasad VW yang berada di rumah sakit Bhayangkara langsung dibersihkan untuk dilakukan kremasi hari ini juga oleh pihak keluarga. Bahkan pihak keluarha telah mengikhlaskan kepergian korban.

Sementara itu Kanit Jatanras Polres Balikpapan Iptu Musjaya mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan olah kejadian tempat perkara. Dan menunggu hasil visum dari rumah sakit.

“Kita masih olah TKP dan saat ini masih menunggu hasil visum dari RS,” ujarnya.

Lanjut Musjaya, belum ada dugaan bunuh diri atau lainnya, namun dirinya membenarkan jika korban jatuh dari Vihara lantai delapan. Serta masih mendalami penyebab kematian korban.

“Bener jatuh dari lantai delapan hotel. Namun penyebabnya masih kita dalamin dan selidiki,” ucapnya.(AND/YAN)