Walikota Balikpapan, Rizal Effendi meninjau lokasi banjir yang menggenangi beberapa wilayah di Balikpapan

Oleh: Andrie Aprianto

Poskaltim.com, Balikpapan — Musibah banjir dan tanah longsor yang terjadi disejumlah lokasi di Kota Balikpapan, menggerakan Walikota Balikpapan Rizal Effendi bersama rombongan yang terdiri dari Kepala Dinas PU, Asisten Kota, Kepala BPBD, Camat dan Lurah meninjau lokasi bekas banjir yang terjadi pada Selasa dini hari hingga pagi (4/6).

Lokasi pertama yang ditinjau yakni kawasan RT 35, RT 39, dan Rt 40 Kelurahan Klandasan ilir, Balikpapan Kota. Walikota Balikpapan Rizal Effendi sempat menelusuri drainase pemukiman warga dan berbincang dengan warga setempat, soal banjir.

“Banjir dari jam 01.00 dini hari hingga pukul 03.40 saat warga hendak sahur. Ketinggian dalam rumah setinggi pusar orang dewasa (sekitar 75 centimeter). Ada 10 KK di Rt saya,” ujar ketua Rt 40 Hendi Lintang.

Drainase yang sempit dan berliku-liku serta menjadi kawasan paling rendah membuat daerah itu mengalami banjir sejak pukul 01.00 Wita. Hujan turun sejak pukul 23.30 Wita pada Senin malam. Lokasi banjir di i belakang Polres Balikpapan ini terdampak pada tiga RT.

“Banjir Karena saluran keluarnya sempit dan airnya lari ke arah dondang. Hujan deras pasti banjir cuma sekarang ini besar pas mau lebaran,” tambahnya.

Di kawasan itu terlihat sejumlah warga menjemur ambal, bantal dan kasur yang terendam banjir. Walikota Rizal Effendi usai meninjau pemukiman warga di RT 40, belakang Polres Balikpapan mengakui jika saluran mengecil terutama di belakang Polres menuju saluran Dondang.

“Sehingga air tidak mampu turun ke bawah, ditambah air laut lagi pasang. Itu menyebabkan ketinggian air masuk rumah tidak biasa. Jangka pendek normalisasi penampang ini supaya daya tampung bisa lebih,” jelas Walikota ditengah-tengah meninjau lokasi.

Setelah tinjauan ini pemkot akan membuat sebuah kajian agar bisa mengatasi atau paling tidak meminimalisir permasalahan banjir yang terjadi di Kota Balikpapan saat ini.

“Sambil teman-teman PU mengkaji apakah pelebaran ini apakah memotong jalur air ke laut lebih cepat. Itu teman-teman PU kaji. Pendeknya kita keruk habis lebaran,” tambahnya.

Selain meninjau bekas banjir di belakang Polres, rombongan juga meninjau lokasi banjir lainnya di Gang Mufakat yang merupakan aliran Sungai Ampal RT 003, kawasan Telindung yang terkena longsor di Rt 29 Gang Pelangi 4, Batu Ampar.(AND/YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here