Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin secara diam-diam mendatangi masjid yang dipakai halamannya oleh warga untuk kebaktian

Oleh: Ahmad ZR / Yuliawan A

Poskaltim.com, Jakarta – Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Darussalam Muhammad Hari Casmo mengaku viralnya peribadatan umat Kristiani di pelataran halaman masjid, diakuinya pihak masjid hanya membantu.
Pihak keluarga yang meninggal menemuinya dan meminta izin menggunakan halaman masjid untuk kegiatan kebaktian tutup peti.

Alasannya, gang menuju rumah duka terlalu sempit, sehingga menyulitkan peti jenazah masuk-keluar menuju rumah duka.
“Selaku pengurus, saya persilakan menggunakan halaman masjid untuk peribadatan tersebut. Kita niatnya Lillahi Ta’ala semata, karena saling membantu sesama merupakan hal baik, termasuk dengan pemeluk agama lain,” katanya.

Tampak suasana kebaktian tutup peti untuk warga beragama Kristen. Kegiatan keagamaan itu dipimpin pendeta dan dihadiri keluarga dan warga sekitar masjid.

Rasa syukur juga disampaikan Ninggor Gultom, suami dari mendiang isterinya. Ia berharap momentum tersebut tidak semata terjadi di lingkungan Kelurahan Cempaka Baru saja, tapi juga terjadi di wilayah-wilayah lain.

“Ini hal yang luar biasa bisa terjadi, saya secara pribadi sangat bersyukur,” ujar Ninggor.

Sejumlah karangan bunga ucapan duka cita untuk warga yang meninggal, bernama Parlijati. Foto yang viral tersebut menjadi perhatian Lukman Hakim Saifuddin.

Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin secara diam-diam mendatangi masjid yang dipakai halamannya oleh warga untuk kebaktian. Lukman sengaja datang ke masjid itu untuk shalat Jumat.

Lukman tahu informasi tersebut dari foto yang viral di laman akun Facebook milik Jeferson Goeltom. Foto itu menggambarkan suasana peribadatan umat Kristiani di pelataran Masjid Darussalam, Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat pada Senin (26/8) lalu.

Tanpa memberitahukan ke pengurus masjid, Menag menunaikan shalat Jumat di masjid yang berada di kawasan pemukiman padat, Jumat (30/8). Kepada pengurus dan jamaah masjid, Menag menyampaikan rasa syukurnya atas toleransi yang ada di lingkungan masjid tersebut.

“Ini sesungguhnya pengamalan ajaran Islam yang menebarkan damai, Masjid ini bernama Darussalam (Kampung Damai), Subhanallah, nilai Islam ditunjukkan takmir masjid adalah Islam yang senantiasa menebarkan damai dan rahmat bagi sesame,” ucap Menag.(YAN/INI Network)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here