ideo dewasa yang pemerannya diduga oknum perwira polisi dengan wanita pujaan hatinya. Istri oknum polisi ini adalah seorang dokter di RS Bhayangkara Polda Bali .

Oleh: Ari / Yuliawan A

Poskaltim.com, Denpasar — Polda Bali dihebohkan dengan pelaporan seorang istri polisi Kompol IWDS ke Direktorat Reskrimum dan Propam Polda Bali. Sang istri melaporkan suaminya dengan tuduhan selingkuh dan menyimpan video dewasa mereka.

Pemerannya diduga oknum perwira polisi tersebut dengan wanita pujaan hatinya. Istri oknum polisi ini adalah seorang dokter di RS Bhayangkara Polda Bali berinisial RSW (42). Dia tidak terima suaminya yang bertugas di Direktorat Reskrimsus Polda Bali itu ada dalam video tersebut.

Terobongkarnya perselingkuhan tersebut berawal dari RSW menemukan memory card pada Agustus 2018. Perempuan yang beralamat di Jalan Raya Kerobokan, Kuta Utara itu kaget lantaran adegan dewasa dalam file video itu adalah suaminya dengan wanita lain.

Tim Labfor Mabes Polri Cabang Denpasar melakukan penyelidikan terkait video yang dilaporkan istri Kompol IWDS tersebut. “Sesuai pengaduan istri terlapor, ada lima file video. Ini masih dicek oleh Labfor siapa orang dalam video itu apakah memang benar suaminya atau bukan,” ujar Kabid Humas Polda Bali Kombes Hengky Widjaja, Rabu (17/7).

Hengky mengungkapkan, Direktorat Reskrimum dan Bidang Propam Polda Bali masih mendalami sekaligus mengumpukan semua alat bukti terkait dugaan kasus tersebut.

“Itu belum dibuatkan Laporan Polisi (LP), masih dalam bentuk pengaduan masyarakat (Dumas). Rencananya dua hari lagi (Jumat,19/7/2019) yang bersangkutan (terlapor) diperiksa Propam,” ungkapnya.

Jika dari hasil pemeriksaan termasuk video itu terbukti dilakukan Kompol I Wayan DS, maka proses dilanjutkan secara pidana maupun kode etik. Apakah sanksinya? “Sanksi terberat bisa sampai pemecatan,” tegasnya.

Pengacara Edward Pangkahila yang mendampingi RSW membenarkan terkait laporan tersebut. “Rencananya klien kami akan diperiksa Selasa pagi tapi karena penyidik berhalangan ditunda Senin depan,”ujar Edward Pangkahila. (YAN/INI Network)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here