Kebakaran terjadi di Balikpapan usai warga melaksanakan sholat Ied, tiga kios hangus terbakar dan seorang korban dalam perawatan rumah sakit

Oleh: Andrie Aprianto

Poskaltim.com, Balikpapan — Musibah kebakaran terjadi saat warga Balikpapan sedang merayakan lebaran. Kebakaran terjadi di Jalan Soekarno Hatta Kilometer 2 RT 44 Kelurahan Gunung Samarinda, Balikpapan Utara sekira pukul 09.15 Wita atau usai pelaksanaan sholat Ied.

Menurut keterangan saksi mata yang juga merupakan korban salah satu pemilik warung, Maman mengatakan, sekira pukul 09.00 Wita saat hendak ke warungnya, dirinya telah mendapati jika warung miliknya terbakar.

Api berasal dari warung milik Mulyadi (48) yang menjual bensin dengan pompa mini. Saat Mulyadi sedang memindahkan bensin dari drum ke penampungan pompa mini itulah, tiba-tiba ada percikan api sehingga kobaran api dengan cepat membesar dan membakar warung milik tetangganya ini.

“Jam 9 saya habis sholat kesini (ke warung miliknya). Saya liat sudah ada api. Itu api dari warungnya pak Mul yang jual bensin, yang saya tau saat dia mau pindahkan bensin ke pom mini ada percikan api,” ujar Maman.

Melihat api telah membakar warung milik Mulyadi, Maman berusaha memadamkan api dengan alat seadanya, dan berteriak ke warung-warung lainnya untuk menyelamatkan orang yang masih ada di dalamnya.

“Saya liat si pak Mul sudah di bawa ke RS. Saya teriak aja ke tetangga biar ngak ada korban lain,” tambahnya.

Sementara itu berdasarkan keterangan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan dalam musibah kebakaran ini terdapat satu korban yang mengalami luka bakar hingga 70 persen.

Korban bernama Mulyadi (48) ini langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat lantaran mengalami luka bakar yang serius. Mulyadi adalah pemilik warung yang menjual bensin menggunakan pom mini.

“Pada musibah kebakaran ini memang terdapat satu orang korban yang mengalami luka bakar hingga 70 persen. Namun saat ini korban telah berhasil dilarikan ke rumah sakit terdekat yaitu ke RS Ibnu Sina dan sedang dalam perawatan,” ujar Usman Ali, Anggota BPBD Kota Balikpapan.

Lanjut Usman, dalam musibah kebakaran ini sedikitnya terdapat tiga warung semi permanen yang habis terbakar. Dan lokasi dampak kebakaran masih dalam tahap inventarisir kerugian materiil..

“Saat ini sedang dilakukan pendinginan oleh tim, sejauh ini baru ada tiga unit warung semi permanen yang terbakar, sisanya atau dampak masih kita hitung,” jelas Usman.

Seperti diketahui, tiga warung yang terbakar ini adalah warung yang menjual bensin, warung menjual pakan ayam dan ternak serta sebuah percetakan dan foto kopi.(AND/YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here