Kantor PWi Aceh Tenggara yang coba dibakar pada Kamis dini hari tadi.(1/8)

Oleh: Eko Densa / Yuliawan A

Poskaltim.com, Aceh – Kerja wartawan di tanah rencong menjadi tidak tenang setelah adanya aksi teror terhadap rumah dan kantor Persatuan Wartawan Indonesia di Aceh Tenggara, Kamis dinihari (1/8).

Kapolres Aceh Tenggara, AKBP Rahmad Hardeny Yanto Eko Saputro, membenarkan kejadian yang terjadi pada Kamis (1/8) dinihari itu. Ia menjelaskan, pihaknya menerima informasi perihal percobaan pembakaran Kantor PWI Aceh Tenggara itu berawal laporan dari seorang penjaga kantor.

“Kami mendapatkan laporan kejadian ini tadi pagi. Saat ini saya sedang di TKP (tempat kejadian perkara),” ujar AKBP Rahmad saat dihubungi wartawan di Banda Aceh.

Dari hasil olah TKP saat ini, pihaknya baru menemukan ada bekas bau minyak tanah di TKP.

“Dari kejadian itu, pintu kantor PWI Aceh Tenggara pada bagian kanan hangus dibakar,” ungkapnya.

Sebelumnya, pada Selasa (30/7) sekira pukul 01.45 WIB, rumah milik Asnawi, wartawan Serambi Indonesia juga dibakar oleh OTK. Dalam kebakaran tersebut satu unit mobil berserta rumahnya ludes dilalap sijago merah. Diduga, aksi pembakaran itu terkait pemberitaan yang dilakukan Asnawi selama ini. (YAN/ Network)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here