Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Letjen TNI (Purn) Hinsa Siburian mengatakan, kelengkapan unsur pimpinan BSSN menjadi suntikan kekuatan bagi BSSN dalam menghadapi tugas dan tantangan yang semakin besar ke depan

Oleh: Ahmad ZR / Yuliawan A

Poskaltim.com, Jakarta – Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Letjen TNI (Purn) Hinsa Siburian mengatakan, kelengkapan unsur pimpinan BSSN menjadi suntikan kekuatan bagi BSSN dalam menghadapi tugas dan tantangan yang semakin besar ke depan. Tugas besar telah menanti para pemangku jabatan.

“Di antaranya pembangunan cyber security assessment center sektor IIKN dan peningkatan global cyber security index Indonesia pada Deputi I, penyusunan ruu keamanan dan ketahanan siber dan tata kelola keamanan SPBE pada Deputi II serta pembangunan dan penguatan computer emergency response team (CERT) pada Deputi III,” kata Hinsa di kantor BSSN, Jakarta Selatan, Rabu (11/9).

Dalam kesempatan tersebut, Hinsa juga menerima laporan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi dari Komjen (Pol) Dharma Pongrekun dan Brigjen TNI Victor Prihatino Tobing. Kepala BSSN juga melantik dan mengambil sumpah pejabat pimpinan tinggi madya dan pratama di lingkungan BSSN.

Pelantikan pejabat pimpinan tinggi madya ini berdasarkan Keputusan Presiden No. 114/TPA Tahun 2019, sedangkan pejabat pimpinan tinggi pratama berdasarkan Keputusan Kepala BSSN Nomor 356 Tahun 2019. Pejabat pimpinan tinggi madya (eselon I) yang dilantik diantaranya Brigjen (Pol) Aries Wahyu Sutikno sebagai Deputi Bidang Identifikasi Dan Deteksi (Deputi I), Akhmad Toha, sebagai Deputi Bidang Proteksi (Deputi II), dan Brigjen TNI Yoseph Puguh Eko Setiawan, sebagai Deputi Bidang Penanggulangan dan Pemulihan (Deputi III).

Adapun pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II) yang dilantik adalah Brigjen TNI Daddy Estoe Widodo, sebagai Direktur Penanggulangan dan Pemulihan Infrastruktur Informasi Kritikal Nasional (IIKN). Juga Maria Widyaningsih, sebagai Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi Komunikasi (Pusdatik).

“Kami tentu berharap para pejabat baru untuk segera menyesuaikan diri, menjadi bagian dari solusi, dan memulai tugas dengan inovasi, terobosan, dan strategi yang mampu mengakselerasi pencapaian visi-misi organisasi,” ujarnya.

Kepala BSSN juga mengingatkan program kerja prioritas pada 2019, yakni pembangunan National Security Operation Center (NSOC), penyusunan roadmap BSSN Tahun 2019-2045 dan Penyusunan Rencana Strategis Tahun 2020-2024. Termasuk penyusunan strategi keamanan siber indonesia tahun 2020-2024.(YAN/INI Network)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here