Ladang ganja seluas dua hektare di kawasan pergunungan Gampong Beungga, Tangse, Kabupaten Pidie, ditinggalkan pemiliknya manakala aparat gabungan terdiri dari Mapolsek dan Koramil Tangse, memusnahkan tanaman haram ini.

Oleh: Hendri | Yuliawan A

Poskaltim.com, Aceh – Diperkirakan lahan ganja seluas dua hektare di kawasan pergunungan Gampong Beungga, Tangse, Kabupaten Pidie, ditinggalkan pemiliknya manakala aparat gabungan terdiri dari Mapolsek dan Koramil Tangse, memusnahkan tanaman haram ini.

Sebanyak 2.000 batang tanaman ganja siap panen yang tumbuh disana langsung dimusnakan dengan cara dicabut kemudian dibakar. Ladang ganja ganja tak bertuan itu ditemukan aparat berdasarkan laporan dari masyarakat setempat.Mendapat informasi itu, petugas datang ke lokasi untuk mengeceknya.

Kasat Narkoba Polres Pidie, Iptu Yusra Aprilla menyebutkan berdasarkan dari laporan masyarakat mereka langsung melakukan penelurusan dengan jarak tempuh sekitar tiga jam dari desa Beungga. Tanaman ganja itu tumbuh diatas pergunungan yang sulit dijangkau.

“Ladang ganja yang kita temukan itu, kurang lebih ada dua hektar berisi 2000 batang yang sudah setinggi 1 hingga 1,5 meter,” katanya.

Namun, petugas gagal menangkap pemilik lahan ganja tersebut, pelaku diyakini sudah terlebih dahulu mengetahui operasi yang dilakukan polisi.

“Untuk pemilik ladang ganja itu masih dalam proses penyelidikan,” ujarnya.(YAN/INI Network)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here