Seorang penumpang pesawat tujuan Makassar menggunakan pakaian APD lengkap saat akan menuju ruang pemeriksaan dan check in.

Oleh: Yuliawan Andrianto

Poskaltim.com, Samarinda – Setelah heboh sepasang suami istri di Jakarta menggunakan baju cover all lengkap dengan kacamata dan masker medis di Jakarta, pada hari Jumat (3/4/2020) kejadian serupa juga terjadi di Samarinda.

Ramai di media sosial, jika seorang penumpang pesawat udara yang berangkat dari Bandar Udara Aji Pangeran Tumenggung Pranoto (APT Pranoto Samarinda), tujuan Makassar menarik perhatian pengunjung karena menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) yang biasanya digunakan oleh tim medis dalam penanganan pasien Covid-19.

Kepala Bandar Udara Aji Pangeran Tumenggung Pranoto (APT Pranoto Samarinda) Dodi Dharma Cahyadi membenarkan adanya aksi konyol yang tidak mengundang simpati tersebut.

Dari foto yang dikirimkan Dodi ke redaksi Poskaltim.com, diketahui seseorang laki-laki sedang memasuki ruang pemeriksaan Bandara APT Pranoto menuju ruang check in, lengkap dengan baju dan kacamata serta sepatu boot kedap air.

‘Iya benar, kejadiannya kemarin (Jumat/3/4/2020). Penumpang ini tujuan Makassar namun ketinggalan pesawat,” ujar Dodi singkat dalam pesannya, Jumat (4/4).

Setelah tersebar dibeberapa grup media sosial di Samarinda, sejumlah warganet mengecam tindakan pria yang tidak diketahui namanya tersebut.

“Itu jadinya kalau kebanyakan minum air genangan banjir (Samarinda),” ujarnya berkelakar.
Sementara warganet lainnya berkomentar tak kalah pedas dengan mengatakan sebaiknya penumpang tersebut memakai daster saja.

“Makanya sebaiknya memakai daster saja. Kan repot kalau memakai APD, jadi ketinggalan pesawat kan,” ujarnya disambut tawaan warganet lainnya.

Dodi tidak menjelaskan apakah penumpang ini marah-marah setelah tertinggal pesawat. Karena usai memasuki ruang pemeriksaan dan pesawatnya telah terbang, yang bersangkutan tidak terlihat kembali memasuki ruang keberangkatan.

Ketakutan warga ini mungkin beralasan karena kota tujuannya yaitu Makasar, Sulawesi Selatan adalah kota yang memiliki tingkat penyebaran Covid-19 tertinggi di Indonesia Tengah. Saat ini saja tercatat 82 orang terkonfirmasi positif Covid-19 dan 5 orang meninggal dunia.(YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here