Karyawan konsulat Inggris, Simon Cheng, ditahan selama 15 hari karena melanggar aturan keamanan umum.

Oleh: Nurcholis / Yuliawan A

Poskaltim.com, Shanghai –Pemerintah Hongkong akhirnya membebaskan seorang anggota staf Konsulat Inggris di Hong Kong yang ditahan di kota perbatasan Cina, Shenzhen.

Seperti dikutip Reuters, karyawan konsulat tersebut, Simon Cheng, ditahan selama 15 hari karena melanggar aturan keamanan umum, kata Kepolisian Distrik Luohu, Shanzen, melalui Weibo, media sosial semacam Twitter.

Polisi mengatakan Cheng telah dibebaskan pada Sabtu sesuai jadwal dan bahwa hak hukum dan kepentingan-kepentingannya sudah dipenuhi.

Hari Rabu lalu, melalui keterangan pers, juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina Geng Shuang memberitakan telah menahan staf konsulat Inggris, namun tidak menjelaskan mengapa staf konsulat tersebut ditahan.

Hong Kong diguncang protes anti pemerintah selama dua bulan. Beijing marah setelah Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab melangsungkan pembicaraan telepon dengan pemimpin Hong Kong Carrie Lam, pekan lalu, mengenai demonstrasi-demonstrasi yang berlangsung sebelumnya bulan ini.

Cina mengeluarkan pernyataan menuntut Inggris segera menghentikan tindakannya mencampuri urusan Hong Kong.
Pihak Inggris mengatakan sebelumnya sangat prihatin penahanan Simon Cheng Man, saat menghadiri pertemuan bisnis di Shenzhen, Cina Selatan, 8 Agustus lalu. (YAN/INI Network)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here