Berharap Presiden Jokowi mengucapkan Kaltim sebagai ibu kota negara baru, akhirnya spanduk ini hanya menjadi doa.

Oleh: Yuliawan A

Poskaltim, Samarinda — Euforia terpilihnya Provinsi Kaltim sebagai kandidat calon ibu kota negara, sangat terasa di masyarakat yang turut menyaksikan pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo, Jumat (16/8).

Acara yang disiarkan secara langsung oleh televisi nasional tersebut, juga dilakukan rapat paripurna di seluruh kantor DPRD se Indonesia. Tak terkecuali di Kaltim, Gubernur Kaltim Isran Noor jauh hari mengajak warga untuk “nobar” alias nonton bareng pidato presiden ini, yang diharapkan menyebutkan Kaltim sebagai lokasi ibu kota baru.

Ternyata, Presiden joko widodo hanya menyebutkan pulau Kalimantan saja. Akibatnya, tiga provinsi kandidat yaitu Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur, gubernur dan warganya dag,dig,dug. Seluruh peserta yang hadir mulai wali kota, wakil wali kota, kapolres, danlanud, Danlanal serta tokoh masyarakat dan ormas kedaerahan menanti pengumuman bahwa ibu kota negara akan dipindahkan kalimantan mana. Namun, hingga pidato selesai presiden tak kunjung menyebutkan Kalimantan yang mana.

Di Balikpapan, sebuah spanduk yang berisi ucapan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo karena telah memilih Kaltim sebagai ibu kota baru , beredar luas di dunia maya, pada petang tadi.

Dalam foto, tampak Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi dan beberapa pejabat teras Pemkot Balikpapan turut mengepalkan tangan sebagai tanda dukungan terpilihnya Kaltim sebagai ibu kota baru.

Akibat kehebohan ini karena banyak komentar dari warganet, akhirnya Wali kota Balikpapan Rizal Effendi memberikan klarifikasi lewat akunnya yang berbunyi permintaan maaf dan menjelaskan jika spanduk tersebut sengaja dibuat jika Presiden Joko widodo benar-benar mengumumkan lokasi ibu kota baru saat pidato kenegaraannya.

Namun karena yang disebut cuma Kalimantan, maka spanduk tersebut urung dibentangkan secara terbuka. Sebagai “kenang-kenangan” dari acara tadi siang tersebut, wali kota dan undangan lainnya berfoto sekedar untuk dokumentasi. Entah bagaimana, bisa tersebar luas ke grup-grup whatsapp lainnya.

“Tadi sudah kita siapkan, tadinya begitukan, kalo yang beliau umumkan provinsi mana ya kita sudah tau, tapi Kalimantan mana kira kita diucapkan makanya di siapkan sepanduk itu, ternyata belum,” ujar Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi, Jumat malam(16/8).

Namun Rizal Effendi memiliki firasat jika ibu kota negara akan benar-benar pindah ke Kaltim, ini setelah diakhir acara kenegaraan tersebut, perwakilan DPD dari Kalimantan Timur H Idris membaca doa dan menyebut Kalimantan Timur.

“Cuma tadi pembaca doanyakan H Idris dari Kalimantan Timur, apa itu sesuatu tanda-tanda Kalimantan Timur kan. Pokoknya kita berdoa saja. Apapun keputusannya Pak Presiden Jokowi, kita dukung,” ujar Rizal.(YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here