Oleh: Aji Maisyarah, Guru IPS SMPN 5 Tanah Grogot

Poskaltim.com, Tanah Grogot — Menghadapi ancaman Corona Virus Desease (Covid-19), sebuah Sekolah Menengah Pertama di Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, “melawan” penyebaran virus mematikan ini dengan Majalah Dinding (Mading).

SMPN 5 Tanah grogot sebagai mitra Tanoto Foundation Provinsi Kaltim melakukan sosialisasi wabah visur asal Wuhan, Provinsi Hubei, Cina ini dengan melakukan sosialisasi melalui majalah dinding.

Di Kabupaten Paser, SMP Negeri 5 Tanah Grogot, telah memberikan edukasi kepada seluruh warga sekolah melalui peran serta seluruh tenaga pendidik yang diberikan tanggung jawab untuk menyosialisasikan bahaya wabah Covid-19.

Sosialisasi ini dilakukan tidak hanya ketika guru mengajar di kelas melainkan saat menjadi pembina upacara. Untuk itu peserta didik diharapkan jangan panik karena menurut Ikatan Dokter Indonesia (IDI) kemungkinan sembuh dari virus corona Covid-19 hampir 97 persen.

Program edukasi melalui Peran Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dan Tim Adiwiyata Sekolah dalam upaya pencegahan melalui penyediaan sarana cuci tangan dengan air mengalir dan sabun antiseptik.

Selain itu pihak sekolah juga melibatkan peran aktif Tim Adiwiyata sekolah melalui program kebersihan lingkungan sekitar sekolah, dimana seluruh peserta didik dan warga sekolah wajib bertanggung jawab untuk memelihara dan menjaga kebersihan lingkungan kelas, toilet, kantin sekolah dan lingkungan sekolah lainnya melalui program 7 K.

Program 7 K ini meliputi Kebersihan, Kesehatan, Ketertiban, Kerapian, Keindahan, kenyamanan dan Kerindangan. Kegiatan pemantauan terhadap kantin sekolah juga dilakukan, dengan ketersediaan makanan yang sehat dan bergizi, larangan penggunaan peralatan makan dan minum secara bersama-sama.

Sosialisasi tentang bahaya wabah Covid-19, serta cara penularan dan pencegahannya juga dilaksanakan melalui kegiatan pembelajaran di kelas VIII. Peserta didik diminta membuat artikel tentang virus Covid-19, kemudian hasil karya mereka dipajang pada majalah dinding sebagai sumber media literasi peserta didik.

Melalui informasi ini diharapkan seluruh warga sekolah mendapat edukasi yang baik tentang wabah Covid-19, sehingga harapannya tidak ada lagi kecemasan secara berlebihan di kalangan masyarakat. Wabah Covid-19 jangan dijadikan sebagai ancaman bagi bangsa kita karena melalui pola hidup sehat, menjaga kebersihan, rajin berolahraga maka semua jenis penyakit dapat dicegah.

“Untuk itu mari sama-sama kita kampanyekan “No virus Covid-19, Yes hidup sehat”. (Foto: Istimewa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here