Oleh: Achmad Syaiful / Yuliawan A

Poskaltim.com, Deiyai – Anggota TNI-Polri yang menjadi korban bentrokan di Papua bertambah setelah pada , Rabu (28/8) satu orang anggota TNI atas nama Serda Rokson dilaporkan meninggal dunia. Total enam orang anggota menjadi korban dalam bentrokan itu, tiga orang dari TNI dan tiga sisanya dari Polri.

“Korban bertambah, tiga anggota TNI dan tiga anggota Polri. Total korban ini sudah termasuk korban anggota TNI yang meninggal Serda Rikson,” terang Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Letnan Kolonel Cpl Eko Daryanto saat dihubungi, Rabu petang.

Eko menyebut situasi di lokasi (Deiyai) masih memanas. Sementara korban meninggal Serda Rikson, anggota Kodam II Sriwijaya sedang dalam proses evakuasi ke Kabupaten Nabire. “Jenazah masih dalam upaya evakuasi ke Nabire. Kalau lima orang ini mengalami luka-luka,” sambungnya.

Sebelumnya, tiga aparat keamanan terkena panah dalam bentrok dengan masyarakat di Kabupaten Deiyai, Rabu (28/8). Salah satu diantaranya dinyatakan meninggal dunia, korban merupakan anggota TNI-AD.

Kepala Kepolisian Daerah Papua Inspektur Jenderal Polisi Rudolf Albert Rodja saat dikonfirmasi melalui ponsel seluler, Rabu sore membenarkan kejadian itu. Saat ini kontak tembak masih berlangsung. “Kapolres bersama tim masih kontak tembak,” kata Rodja.(YAN/INI Network)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here