Oleh: Nurcholis Yuliawan A

Poskaltim.com, Ramallah — Setidaknya 75 warga Palestina terluka akibat tembakan militer Israel dalam Aksi Kepulangan Akbar yang digelar di Jalur Gaza hari Jumat kemarin.

Serangan brutal ini 42 orang terluka akibat tembakan senjata tajam Israel yang ditempatkan di sepanjang pagar dan 18 orang yang terluka adalah wanita dan anak-anak, menurut pernyataan dari Kementerian Kesehatan Palestina.

Juru bicara Kementerian Kesehatan Gaza Ashraf al-Qedra menambahkan, seorang jurnalis dan paramedis termasuk di antara korban.

“Selain cedera dalam penembakan itu, sebagian besar korban juga menderita sesak napas karena menghirup gas,” katanya.

Jurnalis foto Anadolu Agency terluka sebelumnya ketika meliput aksi damai di Jalur Gaza ini.

Ali Jadallah, nama wartawan itu, ditembak di dahinya dengan peluru karet tetapi saat ini dalam kondisi stabil.
Aksi Kepulangan Akbar yang disebut ‘Great Return March‘ telah memasuki minggu ke-72 sejak pecah pada 30 Maret tahun lalu.

Sebanyak 270 pengunjuk rasa telah mati syahid dan ribuan lainnya terluka oleh pasukan Israel yang dikerahkan di dekat zona penyangga ini.

Unjuk rasa damai itu bertujuan meningkatkan tekanan pada Israel untuk meringankan sanksi dan blokadi yang dijatuhkan terhadap Gaza selama 12 tahun terakhir.

Ia juga berupaya mengklaim hak untuk kembali ke kota asal dan tanah yang direbut oleh rezim Zionis pada tahun 1948. (YAN/INI Network)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here