Pembangunan menara telekomunikasi kini menjadi wewenang dan tugas pemerintah pusat. Oleh sebab itu, pembangunan menara telekomunikasi tidak dapat dilakukan oleh daerah, walaupun dana tersedia.

Oleh: Yuliawan A

Poskaltim.com, Samarinda — Pembangunan menara telekomunikasi telah diatur menjadi wewenang dan kewajiban Pemerintah Pusat, sehingga ini juga menjadi kendala dalam penuntasan blank spot telekomunikasi di Kaltim.

Hal tersebut dikatakan oleh Kepala DInas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo Kaltim) Diddy Rusdiansyah AD, saat dikonfirmasi sejumlah media di Samarinda, Kamis (31/10).

Dijelaskan Diddy, saat ini koneksi internet dan data serta suara di seluruh kecamatan di Kaltim telah tuntas. Tidak ada lagi kecamatan yang tidak terjangkau fasilitas telekomunikasi, termasih data internet.

“Nawacita Presiden Jokowi yang berkeinginan membangun dari daerah pinggiran, telah tuntas khususnya di Kaltim. Seperti pada Kabupaten Mahakam Ulu yang masih memiliki daerah terpencil, tertinggal dan terluar Indonesia. Bank spot di Mahulu (sudah) tuntas,” tegasnya.

Kepala Diskominfo Kaltim, Diddy Rusdiansyah AD.
Dirinya mengakui memang masih ada blank spot di beberapa kecamatan, tetapi sifatnya blank spot operator. Ini dikarenakan masih ada BTS (base transmission receiver) yang belum beroperasi karena belum bernilai ekonomis bagi perusahaan penyedia layanan operator.

Dijelaskan Diddy, untuk emmbangun satu unit menara telekomunikasi dibutuhkan dana sebesar Rp25 miliar. Itu belum termasuk ongkos angkut atau biaya transportasi dari ibu kota kabupaten menuju titik lokasi dibangunnya menara.

“Jadi kalau masalah dana, Provinsi Kaltim dan beberapa kabupaten di Kaltim siap saja dananya. Tetapi, itu dia, masalah membangun menara telekomunikasi, adalah tugas dan wewenang Pemerintah Pusat,” jelasnya.

Hingga kini, Provinsi Kaltim telah membangun 12 menara telekomunikasi baik melalui dana APBD dan tiga unit bantuan dana dari APBN. Menurut Diddy, diperkirakan lima tahun mendatang, seluruh area di Kaltim tidak ada lagi terkendala sinyal data maupun suara.(YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here