Gajah Asia yang berada di Kalimantan Utara, merupakan gajah kerdil yang merupakan bagian dari Gajah Asia dan diperkirakan jumlahnya hampir punah oleh perburuan gadingnya.(foto:ist)

Oleh: Yuliawan A

Poskaltim.com, Samarinda– Ada-ada saja cara orang untuk mencari sensasi dan kebanggaan. betapa tidak, gading gajah kalimantan (Elephas maximus borneensis) yang rencananya dijadikan mahar dan diselundupkan dari Pelabuhan Nunukan, Kalimantan Utara.

Pengungkapan kasus penyelundupan ini berhasil digagalkan dengan kerjasama Balai Penegakan Hukum Lingkungan Hidup Kalimantan yang berkantor di Samarinda dan Kantor bea Cukai Kota Nunukan, Kalimantan Utara.

Ditemui di Samarinda, pada Rabu (17/7), Kepala Gakkum BLH, Kombes Pol Subhan membenarkan temuan gading gajah kalimantan yang rencananya akan dibawa ke Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai mahar perkawinan.

“Kasus gading gajah ini merupakan kasus keempat semenjak berdirinya Gakkum KHL di Kalimantan. Tersangka mengaku akan dibawa ke NTT untuk mahar penikahan,” ujarnya saat ditemui di kantornya, Rabu siang.

Dijelaskan Subhan kegiatan penyelundupan gading gajah ini memang kerap berulang. Pernah terjadi pada tahun 2017 lalu sebanyak tiga kasus dan tidak ada kasus pada 2018 dan terjadi lagi pada bulan Juli 2019 ini.

Kasus penyelundupan gading gajah ini merupakan kasus keempat semenjak tahun 2017. Tersangka mengaku akan dibawa ke NTT untuk mahar penikahan,
Sementara itu, Kepala Bea Cukai Nunukan, Kombes Pol Solafuddin menambahkan, terbongkarnya kasus penyelundupan gading gajah ini pada tanggal 9 Juli lalu setelah pihaknya mencurigai bawaan barang milik DP (54), warga Indonesia yang bekerja di Malaysia. DP selama ini bekerja di Lahat Datu, Sabah, Malaysia, dan kembali pulang ke Indonesia melalui Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, yang memang berbatasan langsung dengan perairan Sabah.

Dijelaskan Solafuddin, sepuluh gading gajah ini diselundupkan dengan membungkus gading dengan ban dalam kendaraan, dan dicampur dengan barang-barang lainnya di dalam suatu wadah drum plastik yang kemudian dibungkus lagi dengan terpal.

“Sama seperti temuan-temuan terdahulu, pengakuan tersangka gading-gading ini akan dibawa ke NTT dan dijadikan mahar perkawinan,” ujarnya.

Melihat ciri-ciri fisik gading, dipastikan benda-benda ini adalah gading gajah kalimantan atau Gajah Asia yang bertubuh pendek dan kerdil jika dibandingkan dengan Gajah Afrika yang bertubuh tinggi dan berbobot besar.(YAN)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here