Gubernru Kaltim Isran Noor akhirnya bertemu dengan Serkprov Kaltim Abdullah SAni yang telah dilantik oleh Mendagri Tjahjo Kumolo. Namun Gubernru Kaltim justru memerintahkan Sekprov definitif ini kembali bekerja di tempat lama sebagai Kadis DPNPTSP Kaltim.

Oleh: Yuliawan A

Poskaltim.com, Samarinda – Empat belas hari usai dilantik oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur Abdullah Sani hingga hari Senin (29/7/2019) belum menempati ruang kerjanya di Kantor Gubernur Kaltim Jalan Gajah Mada Samarinda.

Wartawan yang telah menunggu di depan ruang gubernur sejak siang hingga sore hari, tidak mendapatkan jawaban pasti dari gubernur yang baru menjabat sejak November 2018 tersebut.

“Saya agak lupa tadi banyak yang menghadap saya tadi. Aku lupa (menemui wartawan). Ada apa tadi (ramai-ramai menunggu), sudah tenang aja yah? (Apakah) Belanda belum lari?,” ujarnya seraya bercanda untuk menghindari pertanyaan wartawan.

Usai berkata demikian, Isran Noor yang didampingi Plt Kabag Humas Riawati langsung ngeloyor kembali masuk ke ruangan meninggalkan wartawan yang terus mencecarnya dengan sejumlah pertanyaan seputar Sekdaprov yang belum ngantor tersebut.

Abdullah Sani selaku Sekda definitif terlihat sudah menemui Gubernur Isran Noor di ruangannya. Dalam pertemuan tertutup tersebut, keduanya dipastikan membahas status Sekdaprov Kaltim yang selama ini hanya diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekprov.

Sekretaris Provinsi Kaltim, Abdullah Sani sesaat usai keluar dari ruang Gubernur Kaltim. Dirinya mengatakan, masih menunggu perintah lanjutan dari gubernur.
Usai menemui gubernur, wartawan langsung mencegat Abdullah Sani, namun mantan Kepala Dinas Penanaman Modal, Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltim ini juga irit bicara.

“Tadi habis ketemu sama Pak Isran soal status Sekprov Kaltim dan soal pelantikan saya di Jakarta. Kata beliau yah sementara kembali saja dulu menjadi Kadis (kepala dinas) di tempat lama (DPMPTSP) sambil menunggu perintah lanjutan (dari gubernur). Nanti ada waktunya, artinya beliau (Gubernur Kaltim) sudah tidak ada masalah. Surat Keputusan juga sudah saya serahkan,” ujar Abdulah Sani, Senin (29/7).

Dari pantauan Poskaltim di kantor DPMPTSP Jalan Basuki Rahmad, seorang staf yang tiak mau disebutkan namanya mengatakan jika Abdulah Sani telah berkemas dan mengangkut barang-barang pribadi di ruang kerjanya, untuk pindah ke ruang Sekprov Kaltim di Kantor Gubernur.

Namun, kenyataan berkata lain, bahwa hari ini Gubernur Kaltim Isran Noor justru “diperintah” untuk kembali ke dinas asalnya. Dengan perintah ini, Surat Keputusan mengangkatan Sekprov Kaltim oleh Presiden RI, terkalahkan oleh seorang gubernur.(YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here