Oleh: Nurcholis / Yuliawan A

Poskaltim.com, Jerusalem Timur – Lebih dari 700 sekolah yang dijalankan Badan PBB yang membantu pengungsi Palestina (UNRWA) akan dibuka kembali pada tahun akademik baru 2019-2020 di Tepi Barat, termasuk Jerusalem Timur, Gaza, Jordan, Lebanon dan Suriah awal bulan September.

Lebih dari setengah juta anak-anak Palestina akan memulai sesi sekolah baru yang dikelola UNRWA, meskipun badan tersebut menghadapi krisis keuangan menyusul pemotongan dana dari Amerika Serikat dan beberapa negara Eropa lainnya.

Komisioner UNRWA Jenderal Pierre Krahenbuhl mengatakan semua anak di dunia harus mempersiapkan diri untuk sesi sekolah baru, termasuk anak-anak pengungsi Palestina.

“Kami sangat berterima kasih kepada para donor yang berkomitmen untuk melestarikan pendidikan anak-anak pengungsi Palestina sampai kami mengumumkan pembukaan sekolah UNRWA.

“Banyak keluarga akan melihat anak-anak mereka kembali di kelas pada bulan September. Keberanian dan antusiasme yang ditunjukkan oleh anak-anak pengungsi untuk mengejar pendidikan dalam menghadapi konflik di bawah pendudukan telah menjadi inspirasi bagi kita semua, ”katanya dikutip laman Palestine News Network (PNN).

UNRWA mengoperasikan 709 sekolah dasar di Timur Tengah, serta delapan sekolah menengah di Lebanon dengan pendidikan gratis untuk lebih dari 530.000 anak-anak pengungsi Palestina. (YAN/INI Network)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here