Oleh: Arif S / Yuliawan A

Poskaltim.com, Tepi Barat – Sekretaris Jenderal Kelompok Fatah, Yasser Darwish ditahan polisi Israel. Fatah merupakan faksi terbesar dari PLO (Organisasi Pembebasan Palestina), yang memiliki peran penting pada perjuangan bangsa Palestina.

MNP menceritakan, penangkapan Darwish dilakukan di kediamannya di wilayah Yerusalem Timur. Tak hanya Darwish, ada 13 warga Palestina lainnya yang ikut ditangkap.

Secara kasar, kata aktivis MNP, polsis Israel mendobrak pintu rumah Darwish. Rumah Darwish berada di antara tembok aparheid dan Universitas Ibrani.

Sampai hari ini, Israel belum memberikan keterangan alasan penangkapan Darwish. Sementara itu otoritas Palestina juga belum bisa memberikan keterangan resmi.

Operasi penangkapan semena-mena yang dilakukan polisi Israel merupakan hal yang lazim. Setiap warga Palestina di kawasan Tepi Barat yang dianggap membahayakan akan ditangkap oleh polisi Israel. Banyak juga anak-anak yang ditangkap oleh polisis Israel.

Sehari sebelum penangkapan Darwish, polisi Israel juga menangkap dua anak kecil. Mereka yang ditangkap adalah Qais Feras Obeid (6 tahun) dan Rabi Elayyan (4 tahun). Dua anak ini ditangkap lantaran diduga melempar batu ke mobil Israel yang tengah berpatroli.

Hingga saat ini, tak kurang dari 6.000 warga Palestina dimasukkan penjara Israel. Dari jumlah itu, 300 di antaranya merupakan anak-anak di bawah umur. (YAN/INI Network)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here