Petugas keamanan tidak dapat berbuat banyak setelah sekelompok warga membakar perumahan yang berada di tepi pelabuhan Penyeberangan Penajam-Balikpapan, Rabu sore (16/10/2019).Foto:ist

Oleh: Yuliawan A

Poskaltim.com, Penajam – Pasca kerusuhan antara warga di Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) situasi keamanan telah kondusif dan warga telah melakukan aktivitas kembali.

Akibat aksi pembakaran pada Rabu siang (16/10/2019), berdampak pada 158 unit rumah warga ludes terbakar. Rumah-rumah yang terbuat dari kayu, menyebabkan banyaknya jumlah rumah yang dilalap si jago merah.

“Keseluruhan ada 158 rumah dan bangunan terbakar. Total kepala keluarga yang kehilangan tempat tinggal sebanyak 322 KK” ujar Kepala Sub Bidang Logistik dan Peralatan BPBD PPU Nurlaila, pada Kamis (17/10).

Data dilansir BPBD kabupaten PPU, rumah terdampak berada di 3 RT yakni RT 06 ada 90 rumah yang dihuni 108 kepala keluarga (KK) dan 1 bangunan madrasah terbakar. Di RT 07, ada 55 rumah yang dihuni 85 KK terbakar. Sedangkan di RT 8, ada 129 KK, 1 rumah dan 10 kios dan warung di pelabuhan.

Nurlaila menerangkan, bersamaan dengan aksi demo, tim gabungan BPBD PPU, Polri dan TNI, dan instansi terkait, sudah melakukan upaya pemadaman meski secara manual, karena mobil pemadam kebakaran tidak dapat mencapai lokasi di lorong-lorong sempit dan banyak bangunan yang berdiri di atas air.

“Setelah mobil PMK diperkenankan masuk, kami langsung lakukan penyiraman di titik yang terbakar, dan tim lakukan pendinginan hingga selesai jam 23.30 Wita pada Rabu malam,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Masud mengimbau warga untuk dapat menahan diri dan menjaga Kabupaten PPU anam dan damai.

Menurutnya, para leluhur dan pendahulu bangsa menginginkan agar warga PPU dapat hidup bersama dan membangun PPU dengan lebih baik, sesuai dengan slogan Kabupaten PPu, yaitu Benuo Taka yang berarti Tanah Kita atau Halaman Kita Bersama.

“Mari bersama-sama membangun kampung halaman kita, mari saling menjaga diantara kita semua. Kita punya tujuan yang mulia untuk anak anak kita dan untuk bangsa kita bangsa Indonesia,” ajaknya.(YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here