Oleh: M Aulia Rahman / Yuliawan A

Poskaltim, Jakarta – PT Taman Impian Jaya Ancol (TIJA) berencana menyajikan wisata edukasi bagi pengunjung tentang habitat ubur-ubur. Rencana ini telah diwujudkan dengan membuat terobosan baru. Pengelola kawasan wisata Pantai Ancol ini membuat laboratorium untuk mengembangbiakkan ubur-ubur di Sea World.

“Melalui teknik kultur, ubur-ubur dapat dikembangbiakkan dengan sistem dan metode yang unik,” ujar Vice President Sea World Ancol dan Ocean Dream Samudra PT TIJA, Rika Sudranto, Sabtu (21/9). Program tersebut merupakan hal yang baru dan menjadikan Sea World sebagai kawasan wisata pertama yang berhasil melakukan hal tersebut.

Sejak tahun lalu, budi daya ubur-ubur itu telah digiatkan. Rika mengatakan, bahwa hal tersebut sejalan dengan misi Sea World yang mengemban edukasi, hiburan, dan konservasi. Kehadiran program ini melengkapi fungsi Sea World Ancol dalam bidang konservasi.

“Diharapkan dengan kehadiran laboratorium budi daya ubur-ubur ini bisa menjadi sarana pembelajaran, pusat penelitian, dan konservasi yang mampu memberikan informasi terlengkap seputar ubur-ubur di Indonesia,” tuturnya. Kehadiran program tersebut menjadikan akuarium ubur-ubur Sea World sebagai program berkelanjutan.

Hal ini karena biota yang akan berada pada akuarium ubur-ubur ini sudah tidak akan mengambil lagi dari alam namun akan menggunakan biota yang berasal dari budi daya. Hal yang serupa sebelumnya sudah dilakukan oleh Ocean Dream Samudra terhadap biota lumba-lumba jenis hidung botol.

“Ini merupakan wujud komitmen kami dalam bidang konservasi. Semoga masyarakat bisa mempelajari dan kenal lebih dekat dengan biota ubur-ubur di Sea World,” paparnya. (YAN/INI Network)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here