Syeikh Dr. Abdurrahman bin Abdul Aziz as-Sudais, Ketua Dewan Pimpinan Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, mengecam serangan teroris terhadap sebuah laboratorium gas di sebuah peternakan as-Syaibah

Oleh: Nurcholis / Yuliawan A

Poskaltim.com, Makkah— Syeikh Dr. Abdurrahman bin Abdul Aziz as-Sudais, Ketua Dewan Pimpinan Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, mengecam serangan teroris terhadap sebuah laboratorium gas di sebuah peternakan as-Syaibah, Saudi hari Sabtu.

Dia menegaskan bahwa tindakan kekerasan dan tindakan terkutuk memperkuat bukti niat kelompok teroris untuk melakukan serangkaian serangan terhadap negara ini dan negara-negara Islam lainnya.

“Mereka tidak peduli dengan batasan-batasan Allah dan maslahat Islam dan kaum Muslim, “ujarnya dikutip Arab News.
“Selain itu, mereka telah mengkhianati semua perjanjian dan kesepakatan internasional yang mengutuk tindakan (teroris) ini,” katanya dalam sebuah pernyataan hari Ahad (18/8) ini.

Sementara itu, Menteri Energi, Industri, dan Sumber Daya Mineral, Ir. Khalid Abdul Aziz al-Falih sebelumnya telah mengkonfirmasi bahwa salah satu unit laboratorium gas di ladang minyak asy-Syaibah menjadi target serangan rudal dari pesawat tak berawak.

Serangan itu menyebabkan kebakaran tetapi bisa dipadamkan dan tidak melibatkan kecelakaan fatal.
“Serangan itu tidak mempengaruhi produksi dan ekspor minyak Arab Saudi,” katanya.

Al-Fatih mengkritik serangan pengecut ini karena jaringan serangan teroris tidak hanya menargetkan industri minyak di Arab Saudi tetapi juga mencoba mengganggu pasokan minyak dunia.

“Ini berarti bahwa serangan teroris menimbulkan ancaman bagi stabilitas ekonomi dunia,” tambahnya.(YAN/INI Network)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here