Oleh: Muhajir / Yuliawan A

Poskaltim.com, Jakarta – Padamnya aliran listrik di Jabodetabek membuat Ekonom senior, Rizal Ramli, mengomentari pemadaman listrik pada Ahad (4/8) yang berlanjut hingga Senin (5/8) membuka tabir Indonesia mudah dilumpuhkan.

Listrik padam sangat mengganggu aktivitas perekonomian masyarakat. Tak hanya segi ekonomi, masyarakat juga kesulitan mendapatkan air bersih, terutama mereka yang tinggal di wilayah perkotaan.

“Kasus listrik padam ternyata menunjukkan bahwa sistem kita (Indonesia) lemah sekali,” kata Rizal Ramli melalui akun pribadinya, Selasa (6/8).

Pernyataan Rizal Ramli mengacu pada fasilitas mendasar masyarakat yang ikut lumpuh akibat listrik mati. Masyarakat mengalami kesusahan berkomunikasi via telepon, layanan ATM bermasalah, sampai kartu kredit.

“Ternyata mudah sekali lumpuhkan RI,” kata mantan Menko Kemaritiman itu.

Dia kemudian mengingatkan Presiden Jokowi yang akan memimpin Indonesia sampai tahun 2024 agar tidak main-main. Dia meminta agar presiden fokus pada pembenahan sistem-sistem layanan tersebut.

Dia mengusulkan agar layanan-layanan itu mempunyai sistem sendiri-sendiri. Dengan demikian, penyedia jasa tidak selamanya bergantung pada listrik PLN.

“Harus diperbaiki jadi sistim yang stand alone!Listrik mati, telepon, ATM dan kartu kredit harus tetap jalan,” ucapnya.(YAN/INI Network)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here