Wakil wali Kota Samarinda Muhamaad Barkati melepas jamaah pengajian di Samarinda, menuju acara Haul Guru Sekumpul di Martapura, Kalsel.

Oleh: Yuliawan Andrianto

Indonesiainside.id, Samarinda – Ketua DPRD Samarinda Siswadi dan Wakil Wali Kota Samarinda, Muhammad Barkati melepas ratusan jamaah masjid di Samarinda dan sejumlah warga, yang berangkat mengikuti acara Haul Akbar Ulama Sekumpul di Provinsi Kalimantan Selatan pada Jumat-Minggu (28-30/2).

Rombongan yang berangkat menggunakan 11 bus pariwisata dengan kapasitas masing-masing 45 tempat duduk ini dilepas sekitar pukul 14.00 Wita, bertempat di rumah jabatan Wakil Wali Kota Samarinda, di Jalan Muhammad Yamin Samarinda.

Siswadi menjelaskan terdapat 11 bus yang membawa rombongan dari Samarinda menuju Martapura, Kalsel. Rombongan yang berangkat merupakan perkumpulan ibu-ibu dari berbagai majelis taklim dan diberangkatkan tanpa biaya alias gratis.

“Ada 11 bus yang kita lepas. Belum lagi yang membawa kendaraan sendiri. Umumnya ibu-ibu dari berbagai kelompok pengajian dan majelis taklim. Kita hanya memfasilitasi, agar tidak berangkat sendiri-sendiri,” ujar Siswadi, Rabu siang (26/2).

Dijelaskan Siswadi, jika peringatan haul Sekumpul di Kalimantan selatan ini merupakan kegiatan rutin yang kerap dilaksanakan, mengingat Guru Sekumpul Kiai Haji Zaini Bin Abdul Ghani Al Banjari atau yang akrab dikenal dengan nama Guru Sekumpul.

Mengetahui banyaknya minat masyarakat yang ingin pergi merayakan Haul Guru Sekumpul ini, Siswadi mengajak Wakil Wali Kota Muhammad Barkati untuk bersama-sama memfasilitasi transportasi warga. Selain lebih aman, tentu kepergian dengan kendaraan pribadi baik sepeda motor maupun kendaraan roda empat, akan memacetkan jalanan, khususnya ketika akan memasuki kota Martapura, di Kalsel.

“Jadi kami fasilitasi mereka. Sekaligus kita sediakan titik berkumpul dan pengawalan. Alhamdulillah, semua berjalan lancar. Sebelas bus dapat dimanfaatkan warga,” ucapnya.

Siswadi berpesan agar para jamaah tetap menjaga kesehatan dan aktivitas ibadah selama perjalanan. “Kami doakan selamat jalan, semoga sampai tujuan dan pulang kembali dalam keadaan sehat. Mudah-mudahan perjalanannya dilancarkan. Para sopir juga jangan memaksakan perjalanan. Jika mengantuk, istirahat saja, jangan tergesa-gesa,” pesannya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Samarinda, Muhammad Barkati mengatakan jika acara peringatan Haul Guru Sekumpul ini merupakan kegiatan kemasyarakatan. Tidak ada sangkut-paut dengan kegiatan Pemerintah Kota Samarinda.

Ia bersama Ketua DPRD Samarinda hanya memfasilitasi transportasi untuk keberangkatan sejak pergi hingga pulang kembali ke Samarinda.
“Daripada warga berangkat sendiri-sendiri menggunakan sepeda motor dan mobil pribadi, lebih baik kita kondisikan untuk dikoordinir bersamaan menggunakan bus. Selain aman, tentu akan lebih mengakrabkan sesama jamaah,” ucapnya.

Guru Sekumpul Kiai Haji Zaini Bin Abdul Ghani Al Banjari atau yang akrab dikenal masyarakat dengan nama Guru Sekumpul, merupakan ulama besar di tanah Kalsel yang lahir pada 11 Februari 1942 di Martapura, Kalsel dan wafat pada usia 63 tahun di tanggal 10 Agustus 2005.

Setiap tahun ratusan ribu jamaah dari berbagai pelosok Pulau Kalimantan menghadiri haul beliau. Uniknya, masyarakat sekitar Sekumpul, selalu melayani para pengunjung dari luar kota secara cuma-cuma alias gratis, baik makanan, minuman, penginapan hingga keperluan mandi dan cuci. Warga sekitar percaya dengan sedekah tersebut, akan diberikan kelapangan berkah dan rezeki yang banyak dari Allah SWT.(https://indonesiainside.id/news/2020/02/26/dihadiri-ratusan-ribu-jamaah-anggota-pengajian-bertolak-menuju-haul-guru-sekumpul-di-martapura)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here