Kepolisian Sektor Samarinda Kota berhasil mengamankan seorang residivis pencurian bernama Irwan (45 th) . Irwan telah empat kali masuk penjara dan kini harus mempertanggungjawabkan aksi pencuriannya yang berhasil diungkap polisi.

Oleh: Yuliawan A

Poskaltim.com, Samarinda — Kepolisian Sektor Samarinda Kota berhasil mengamankan seorang residivis pencurian bernama Irwan (45 th) di kediamannya Jalan Pangeran Diponegoro, Gang Langgar, No 27, Kelurahan Pelabuhan, Kota Samarinda.

Penangkapan Irwan ini oleh Polsek Samarinda Kota tidak lebih dari 24 jam. Kasus pencurian ini terjadi sekitar pukul 05.30 Wita, pada Senin (4/11) . Irwan melancarkan aksinya di Jalan Kapuas, No 30 RT 22, dengan sasaran gudang penyimpanan milik Gajah Mada Store.

“Pagar pintu belakang gudang menjadi akses masuknya dengan cara memanjat hingga bagian atap. Dengan menggunakan linggis, atap dirusak dan akhirnya masuk ke gudang berlantai tiga tersebut. Sejumlah barang di dalam gedung disikat habis oleh Irwan,” jelas Kanit Reskrim Polsek Samarinda Kota, Inspektur Dua (Ipda) Polisi Abdillah Dalimunthe, Rabu sore 96/11).

Dijelaskan Dalmunthe, kasus pencurian ini baru diketahui oleh salah satu pegawai saat mengecek gedung yang melihat pintu gudang terbuka dan rusak. Sejumlah barang di lantai dua dan tiga di gedung tersebut telah raib.

Barang-barang yang berhasil diamankan pihak kepolisian, diantaranya televisi 32 inchi, 21 rumahan lampu, sebuah tenda ukuran 4×5 meter, sebuah kursi, 22 potong celana jeans dan 12 potong kemeja.
Menerima laporan pencurian, polisi segera bergerak melakukan penyelidikan dan berhasil membekuk pelaku setelah melihat hasil rekaman Closed Circuit Television (CCTV) yang berada di dalam gedung.

“Penangkapan Irwan berawal dari laporan, kami langsung lakukan olah TKP dan melihat hasil rekaman CCTV. Dari kamera pemantau tersebut kami ringkus pelakunya. Irwan ini residivis yang telah tiga kali keluar masuk penjara,” jelasnya.

Barang-barang yang berhasil diamankan pihak kepolisian, diantaranya televisi 32 inchi, 21 rumahan lampu, sebuah tenda ukuran 4×5 meter, sebuah kursi, 22 potong celana jeans dan 12 potong kemeja. Akibat aksi pencurian Irwan ini, korban mengalami kerugian sekitar Rp8,2 juta.

Dalimunthe menambahkan, pelaku pernah terjerat dengan kasus penganiayaan dan penyalahgunaan narkoba sebanyak empat kali dan kasus pencurian ini merupakan kasus kelimanya bermasalah dengan hukum.

Akibat aksi pencurian yang dilakukan, Irwan akan terjerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan masa hukuman penjara paling lama selama lima tahun penjara.(YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here