Sara Wijayanto telah melakukan penelusuran terhadap Bioskop Atoom yang angker untuk nobar fil Perempuan Tanah Jahanamm. Namun rencana ini dibatalkan karena beberapa sebab.

Oleh: Anissa Tri K / Yuliawan A

Poskaltim.com, Jakarta – Sutradara film Perempuan Tanah Jahanam, Joko Anwar berencana menggelar nonton bareng (nobar) di salah satu bioskop yang telah terbengkalai selama 21 tahun di daerah Citeureup, Bogor, Jawa Barat.

Melalui akun Instagram, Joko Anwar berkisah bioskop Atoom ini sudah terbengkalai sejak tahun 1998 silam. Sejak berhenti beroperasi, warga sekitar bioskop banyak yang mengakui keangkeran gedung tua itu. Konon, gedung tua itu kini menjadi tempat bersemayamnya makhluk tak kasat mata.

Pada Rabu (30/10) sore, Marissa Anita yang bermain dalam film Perempuan Tanah Jahanam bersama tim meninjau bioskop yang terkenal sangat angker tersebut.

Dikabarkan, Menurut pengakuan warga, mereka kerap mendengar suara perempuan menjerit di dalam bioskop tersebut. Kisah-kisah mistis ini membuat paranormal yang juga istri Damian Aditya, Sara Wijayanto sempat mendatangi tempat tersebut dan mencoba berkomunikasi dengan makhluk di sana.

Melalui postingan di laman sosial media Facebook miliknya, Sara menjelaskan jika tempat ini merupakan salah satu lokasi yang menurutnya paling angker.

Sara mendatangi gedung tua itu pada bulan Februari 2015 silam. Saat itu, ia dan tim datang untuk melakukan siaran langsung sebuah program televisi. “Begitu sampai di bioskop yang sudah terbengkalai belasan tahun ini, saya langsung merasakan suatu energi besar, yang memang kebanyakan negatif,” tulis Sara.

“Punggung ini rasanya berat. Nafas saya juga terasa sesak dan berkali kali mencium bau amis dan busuk,” ujarnya. Bioskop ini terdapat dua studio kecil dan besar. Saat melakukan penelusuran bersama tim, Sara menangkap energi beberapa sosok perempuan. Ada yang jahil, ada yang terus menangis, ada juga sosok nenek jahat berambut gimbal yang sangat mengerikan.

Tapi dari semua sosok sosok tadi, ada satu sosok yang menarik perhatian Sara. “Dia yang terus mengikuti saya dan memperhatikan saya dari kejauhan. Tatapan wajahnya sedih seolah ingin menyampaikan sesuatu. Rambutnya panjang dan kusut. Bajunya tidak begitu terlihat jelas. Ketika sosoknya mendekat waktu saya melakukan penelusuran, tangannya yg pucat memegang pergelangan tangan saya,” lanjut Sara.

Setelah mencoba berkomunikasi dengan sosok tak kasat mata tersebut, diketahui jika sosok itu meninggal karena aborsi. Dia melakukannya di tempat yang tidak layak, dan meninggal karena kehilangan banyak darah. Dia menyesal dengan perbuatannya, dan dia menyimpan dendam dengan laki laki yang menghamilinya.

Setelah dilakukan penelusuran, bioskop tua ini dianggap tidak layak untuk dijadikan tempat nonton bareng. Hal tersebut diungkapkan Marissa yang mengecek langsung ke lokasi.

“Secara fasilitas enggak memungkinkan. Proyektor sudah enggak bisa. Kita juga mikirin keamanan penonton. Enggak mungkin kan lagi nobar tiba-tiba ambruk. Bisa jadi berita,” kata dia.

Marissa mengatakan, secara umum, hampir semua fasilitas bioskop sudah tidak layak. Atap studio sudah rapuh, tidak ada penerangan, dan sebagian besar kursi penonton rusak. Bahkan, beberapa lembar plafon sudah menggelayut sehingga rawan runtuh. (YAN/INI Network)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here