salah satu penanganan banjir di Samarinda adalah pengerukan sedimentasi aliran sungai. Pemprov Kaltim akan memulai pengerukan SKM di lokasi-lokasi yang tidak ada rumah warga

Oleh : Yuliawan

Poskaltim.com, Samarinda — Persoalan sosial memang menjadi salah satu faktor terbesar bagi Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur untuk melaksanakan pengerukan Sungai Karang Mumus, untuk penanganan banjir di Kota Samarinda.

Mempertimbangkan hal tersebut, Pemprov Kaltim akan mendahulukan pengerukan sungai pada bagian yang tidak dihuni warga, sehingga pengerjaan dapat dikerjakan dengan segera.

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kaltim, Zairin Zein mengungkapkan, maksud pernyataan bebas warga adalah lokasi-lokasi yang di sekitarnya tidak ada warga yang mendiami sekitar lokasi pengerukan sungai.

“Telah kami survey. Memang ada lokasi (bantaran sungai) yang tidak ada warga di sana. Kemudian, ada juga lokasi yang tidak perlu kita lakukan pembebasan lahan. Nah, lokasi-lokasi itulah yang nantinya akan kita dahulukan untuk dilaksanakan pengerukan sedimentasi. Sembari, kita menunggu matangnya persiapan,” ujar Zairin Zein, di ruang kerjanya pada Senin (8/7).

Terkait kematangan sistem swakelola untuk penanggulangan banjir di Samarinda, Zairin mengatakan, sampai saat ini pemerintah masih melakukan pendekatan dan sosialisasi kepada masyarakat di bantaran SKM yang akan dilakukan pengerukan dan pelebaran anak Sungai Mahakam ini.

“Kami mengharapkan, kerjasama yang baik antara pemerintah dan masyarakat terkait rencana pengerukan ini. Artinya, segera kita lakukan pengerukan di lokasi-lokasi yang telah kita tentukan maka penanggulangan banjir di Samarinda pun akan segera tercapai,” ungkapnya.

Seperti diwartakan sebelumnya, Pemprov Kaltim bersama-sama Pemkot Samarinda akan melaksanakan pekerjaan pengerukan awal Sungai KArang Mumus di titik di Gang Nibung Jalan Dr Soetomo sampai ke belakang Pasar Segiri Samarinda.

Dana yang digunakan untuk pengerukan sedimentasi dan pendalaman aliran sungai di lokasi ini sebesar Rp6 miliar yang berasal dari APBD Pemprov Kaltim tahun 2019.(YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here