Presiden Joko Widodo ingin agar realisasi pemindahan ibu kota negara segera terlaksana pada 2020

Oleh: Ade Lukmono / Yuliawan A

Poskaltim.com, Semarang – Pembahasan tentang pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Kalimantan terus melalui pembahasan yang cermat. Langkah perpindahan Ibu Kota Indonesia dari Jakarta ke Kalimantan direncanakan dimulai 2020 mendatang. Sebelum melakukan pemindahan, berbagai persiapan, terutama infrastruktur akan dirampungkan.

Direktur Jenderal Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI, Danis H Sumadilaga saat ini proses persiapan pembangunan infrastuktur masih menunggu penetapan dari Presiden Joko Widodo. Setelah itu kementerian yang terkait akan segera melakukan peraiapan pembangunan.

“Akan ada kolaborasi beberapa kementerian, seperti PUPR, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) serta Kementerian Agraria dan Tata Ruang,” ungkap Danis, di Semarang, Senin (5/8).

Beberapa kementerian tersebut akan bekerja sama menyiapkan pembangunan infrastuktur, mulai jalan, bendungan, sumber daya alam, gedung, perumahan dan sebagainya.

Danis mengatakan, dana yang disiapkan untuk membangun infrastruktur tersebut lebih dari Rp 400 triliun. Dana tersebut tidak hanya berasal dari APBN, melainkan juga berasal dari swasta dan BUMN.

“Yang dari APBN mungkin hanya sekitar 30 hingga 40 persen saja. Sedangkan yang lain dari luar,” katanya.

Hari ini , Senin (5/8) Gubernur Kaltim Isran Noor diundang Presiden Joko Widodo untuk presentasi di Bappenas tentang keunggulan dan infrastruktur yang dimiliki Kaltim saat ini. Tida itu saja, Isran Noor juga akan memaparkan tentang kondisi sosial keamanan, ketersediaan lahan dan minimnya acamanan bahaka kebakaran lahan gambut.(YAN/INI Network)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here