Oleh: Nurcholis / Yuliawan A

Poskaltim.com, GAza — Sumber-sumber medis Palestina mengatakan 54 orang Palestina ditembak, dua di antaranya luka kritis, sementara 73 lainnya luka-luka, termasuk tiga petugas medis dan satu anak akibat peluru karet dan sebuah granat yang diluncurkan oleh tentara Zionis Israel, kutip Palestinechronicle.

Setidaknya 127 warga Palestina terluka dalam protes mingguan, di perbatasan Gaza-Israel hari Jumat kemarin.
Dalam aksi protes yang sama, puluhan pengunjuk rasa juga terkena gas air mata yang ditembakkan oleh Israel untuk membubarkan pertemuan yang diadakan di berbagai lokasi di sepanjang perbatasan Gaza – Israel.

Tentara Israel yang ditempatkan di perbatasan telah menembaki ratusan demonstran Palestina yang berkumpul di pagar menuntut hak untuk kembali ke tanah air mereka yang diduduki secara ilegal oleh rezim Zionis Israel sejak Mei 1948.

Unjuk rasa mingguan berjuluk Aksi Kepulangan Akbar atau Great Return March adalah aksi damai yang diluncurkan pada 30 Maret tahun lalu oleh ribuan warga Palestina di Gaza karena menderita pengepungan Israel selama beberapa dekade.
Sejak aksi dimulai, ratusan warga Palestina telah tewas sementara ribuan lainnya terluka dalam penembakan militer Israel. (YAN/INI Network)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here