Karyawan dan petugas di lingkungan Bandar Udara AT Pranoto Samarinda melakukan shalat Istisqa atau meminta hujan, agar asap yang menyelimuti bandara dapat hilang.

Oleh: Yuliawan A

Poskaltim.com, Samarinda – Pengelola Bandar Udara Aji Pangeran Tumenggung Pranoto (APT Pranoto) Samarinda, bersama seluruh karyawan di lingkungan bandara, berkesempatan melaksanakan shalat Istisqa, berharap turunnya hujan.

Dengan datangnya hujan, para karyawan berharap asap yang menyelimuti bandara kebanggaan masyarakat Samarinda ini, dapat kembali beroperasi secara normal, setelah sejak Jumat pekan lalu, terganggu jadwal penerbangannya.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin (16/9) di halaman Kantor UPBU APT. Pranoto Samarinda, dipimpin oleh ustadz Abidin. Dalam kesempatan tersebut Kepala Bandara APT. Pranoto Samarinda, Dodi Dharma Cahyadi berharap atas munajat yang dilakukan oleh masyarakat Samarinda diijabah oleh Allah SWT .

“Jangan ada lagi masyarakat yang membuka lahan dengan cara membakar lahan karena asap yang ditimbulkan dampaknya sangatlah merugikan kita semua, terutama dampak asap yang mengakibatkan aktivitas penerbangan di Bandara APT. Pranoto menjadi terganggu,” ujarnya.

Lanjutnya, selaku kepala bandara ia mengimbau kepada masyarakat Samarinda agar dapat bersinergi dalam menjaga dan menciptakan wilayah Samarinda yang bebas dari asap dengan tidak lagi membakar hutan dan lahan.

Dari pantauan Poskaltim.com, pada Senin pagi penerbangan masih terganggu asap karena jarak pandang masih di bawah 5.000 meter. Namun sekitar pukul 10.05 Wita, penerbangan sudah dapat beroperasi kembali.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kaltim H. Suyitno mengatakan, hasil pemantauan dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) udara di kota Samarinda masih dalam kondisi aman dengan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) antara 50-150 mikro gram.

“Artinya masih kategori aman. Walaupun asap sudah mulai terlihat di udara terutama pada sore hari. Namun masyarakat, jika tidak ada keperluan di luar rumah dan menggunakan kendaraan roda dua, ada baiknya menggunakan masker,” ujarnya.(YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here