Ratusan pengungsi meyakini aparat keamanan akan menjaga dan menjamin keamanan warga di Wamena.

Oleh : Achmad Syaiful | Yuliawan A

Poskaltim.com, Jayapura – Karena telah dirasakan aman, ratusan pengungsi di Jayapura akhirnya kembali ke Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya untuk melanjutkan kehidupannya yang telah dirintis selama bertahun – tahun di tanah perantauan itu.

“Tadi kami bertemu dengan 102 masyarakat yang hari ini akan kembali ke Wamena dari Jayapura. Mereka yakin kehidupan mereka ada di Wamena,” kata Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam), Wiranto kepada wartawan usai menemui pengungsi di Lanud Silas Papare, Jayapura, Rabu (9/10).

Ratusan pengungsi meyakini aparat keamanan akan menjaga dan menjamin keamanan warga di Wamena. “Mereak yakini aparat keamanan akan menjaga dan menjamin keamanan warga. Itu yang saya dengar dari para pengungsi,” tuturnya.

Wiranto mengaku dirinya telah bertemu dengan para pengungsi, tokoh masyarakat, pemuka adat, dan tokoh gereja di Wamena maupun Jayapura. Dari pertemuan itu, dia menyimpulkan banyak masyarakat yang ingin tetap tinggal untuk melanjutkan kegiatan dan kehidupan yang telah dirintis bertahun-tahun di Wamena.

Dia pun berencana akan menemui para tokoh masyarakat di Timika untuk menyakinkan kondisi seluruh wilayah stabil, walaupun pasti ada ancaman-ancaman yang telah diantisipasi oleh Panglima TNI dan Kapolri. “Ada langkah-langkah untuk menjaga suasana kondusif di Papua,” katanya.

Sebelumnya, Kepolisian Daerah Papua mendata 33 orang meninggal dunia dan 78 orang luka-luka dalam kerusuhan di Wamena. Sebagian besar korban meninggal akibat terjebak dalam bangunan yang dibakar oleh massa perusuh.

Selain menimbulkan korban jiwa, kerusuhan di Wamena menyebabkan 465 pertokoan dan tempat usaha yang dirusak dan dibakar, 224 kendaraan roda empat dan roda enam dan 150 kendaraan roda dua dibakar. Sementara 165 rumah dan 20 perkantoran rusak dan dibakar perusuh.

Kerusuhan di Wamena memicu gelombang pengungsi ke Jayapura. Tercatat 16 ribu pengungsi telah keluar dari Wamena, sebagian ditengarai telah kembali kampung halaman masing-masing dengan bantuan angkutan transportasi gratis. (YAN/INI Network)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here