Oleh: Nurcholis | Yuliawan A

Poskaltim.com, Jakarta – Puluhan ikan paus pilot mati ditemukan mati terdampar di pantai barat Pulau Nordik. Meskipun mamalia air besar ini memang dikenal sebagai perenang yang suka menjelajah, jumlah kematian yang banyak ini telah mengejutkan para turis yang saat itu tengah melakukan tur helikopter.

Turis dan pilot helikopter telah melaporkan kasus ini ke pihak berwenang di Islandia.

David Schwarzhans dan penumpangnya asal Amerika, yang saat itu sedang melakukan tur keliling, menghitung ada 50 paus bersirip panjang di pantai terpencil di barat pulau Nordik.

Kelompok turis itu merekam temuan di Semenanjung Snaefellsnes dan memberi tahu polisi hari Kamis, tetapi rinciannya baru diumumkan pada hari Sabtu.

Schwarzhans, seorang pilot untuk Helikopter Reykjavik, menggambarkan “adegan yang sangat menyedihkan,” menambahkan bahwa “kemungkinan ada lebih banyak. Beberapa sudah dikubur di pasir,” katanya dikutip Deutsche Welle.

“Saya dan penumpang lain memperkirakan jumlah paus yang terdampar, dalam perkiraan kami ada sejumlah 50 paus pilot yang terdampar di sepanjang pantai,” ujar David Schwarzhans.

Mamalia laut itu memang kerap ditemui terdampar dalam jumlah yang besar tanpa diketahui sebabnya dengan jelas.
Tidak jelas mengapa kelompok hewan cetacea ini tersapu ke pantai dan berapa lama mereka berada di sana. Namun, beberapa laporan menunjukkan bahwa mereka kemungkinan besar berenang ke pantai pada saat yang sama dan meninggal karena dehidrasi.

Robert Arnar Stefansson dari Icelandic Institute of Natural History (Institut Sejarah Alam Islandia) mengatakan kepada stasiun radio Islandia, RUV, walaupun tidak jarang paus pilot terdampar di tahun ini, namun jumlah paus yang ditemukan tidaklah biasa.

Sementara itu, pakar biologi, Edda Elisabet Magnusdottir berkata, hewan tersebut mungkin menjadi keliru saat memasuki perairan yang dekat dengan kawasan darat.

“Ia menggunakan lontaran frekuensi bunyi untuk tujuan penunjuk arah, selain digunakan untuk bertemu antara satu sama lain dan hal-hal lain,” kata Edda dikutip ABC News.

Terlepas dari nama mereka, paus pilot milik keluarga lumba-lumba dan ukurannya hanya dilampaui oleh paus pembunuh.
Paus pilot dapat ditemukan hampir di seluruh dunia. Populasi besar mendiami Samudra Atlantik Utara di sekitar Kanada, Greenland, Islandia, dan Norwegia.

Tahun lalu, penduduk mendapat sekelompok besar ikan paus untuk berpaling dari tempat di seberang semenanjung.(INI Network)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here