PT Pelni menambah tiket non seat bagi kelancaran pudik lebaran tahun 2019

Oleh: Andrie Aprianto

Poskaltim.com, Balikpapan — PT. Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) Pelni, menambah penjualan tiket untuk mudik lebaran 1440 Hijriyah tahun 2019. Tiket non seat atau tiket dengan kasur tambahan yang diberikan sebanyak 500-600 tempat sesuai dengan kapasitas kapal dan alat keselamatan yang tersedia.

Semula Pelni memberlakukan pengaturan penjualan tiket satu orang satu tempat tidur atau one man one seat di seluruh kapal. Melonjaknya arus mudik lebaran, penambahan penjualan tiket non seat tetap menjamin keamanan dan keselamatan konsumen.

Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT Pelni (Persero) Yahya Kuncoro melalui Kepala cabang PT Pelni Balikpapan Yohanes Bane mengatakan, Kementerian Perhubungan telah menyetujui penambahan tiket non seat pada mudik lebaran ini dengan tetap memperhatikan keutamaan keselamatan dan keamanan pemudik.

“Pada angkutan lebaran permintaan angkutan cukup tinggi. Kami menampung aspirasi masyarakat, Kementerian Perhubungan telah menyetujui penambahan penjualan tiket non seat ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujarnya pada Selasa (21/5).

Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT Pelni (Persero) Yahya Kuncoro
Lanjut Yohanes, kenaikan penumpang diprediksi pada peak season tahun ini naik sebesar 3,5 persen dibanding tahun 2018, yaitu dari 604.202 penumpang menjadi 625.599 penumpang. Sehingga, Pelni tidak menambah armadanya, namun akan menambah frekuensi di ruas-ruas prioritas di daerah kantong-kantong penumpang.

Penjualan tiket non seat ini akan dilakukan di seluruh cabang, agen-agen penjualan tiket, dan chanelling secara daring yang bekerja sama dengan PELNI. Penjualan ini telah dimulai sejak Senin(20 Mei 2019).

“Pemberian toleransi penambahan penjualan tiket non seat disesuaikan dengan kesiapan alat-alat keselamatan di atas kapal seperti sekoci, lifecraft, lifeboy, life jakcet yang tersedia di kapal. Semua sudah dicek oleh Kementerian Perhubungan dan PT Pelni (Persero) menjelang angkutan lebaran,” jelas Yohanes.

Penumpang kapal PELNI dalam empat bulan terakhir pada hari-hari biasa mengalami kenaikan cukup signifikan dari 852.255 menjadi 1.172.143 pelanggan atau naik rata-rata 38 persen per bulan dibanding tahun 2018 lalu.

Pada lebaran 1440 H tahun 2019 ini PELNI menyiapkan 26 kapal trayek nusantara dengan 83 pelabuhan singgah dan melayani 1.239 ruas, dengan total kapasitas angkut menjadi 54.967 pax atau seat sudah termasuk kapasitas toleransi yang telah disetujui Kementerian Perhubungan.

Selain itu PELNI juga melayani 46 trayek kapal perintis menyinggahi 305 pelabuhan, 4.620 ruas dengan kapasitas 13.961 pax per hari. “Pelni menyiapkan 26 kapal trayek nusantara dan 46 trayek kapal perintis yang terkoneksi secara tersistem dalam mudik lebaran 1440 H tahun 2019 ini,” ujar Yohanes.(AND/YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here