Tersangka YNT warga Jalan Bung Tomo Gg Hidayah harus mempertanggungjawabkan perbuatannya mengoplos dan mengedarkan kosmetik ilegal tanpa izin edar.

Oleh : Yuliawan A

Poskaltim.com, Samarinda – Seorang perempuan berinisial YNT telah digelandang ke Polresta Samarinda akibat dari perbuatannya memproduksi dan mengemas ulang beberapa bahan merek kosmetik. Untuk itu, polisi mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dan teliti ketika membeli kosmetik melalui media sosial.

Tersangka YNT menjual produknya melalui Instagram dengan akun @yunitalotion. Perbuatan tersangka melanggar Undang-Undang Kesehatan Nomor 36 Tahun 2009, Pasal 197 Jo Pasal 106 Ayat 1 dan Undang-Undang nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen.

Kasat Reskrim Polresta Samarinda, AKP Damus Asa menjelaskan tersangka telah melakukan perbuatannya yaitu mengoplos beberapa bahan kosmetik dan mengedarkannya selama empat tahun terakhir.

“Menurut pengakuan tersangka, keuntungan per bulannya dapat mencapai Rp2.500.000 hingga Rp3.500.000. Tersangka bekerja sendirian, artinya mengoplos, memproduksi dan menjualnya seorang diri melalui media sosial,” jelas Damus Asa di Mapolresta Samarinda, Minggu sore (8/9).

Satreskrim Polresta Samarinda yang mendatangi lokasi perkara menemukan beberapa barang bukti, antara lain dua buah ember besar untuk membuat adonan kosmetik, satu buah sendok adonan, alat mixer untuk pencampur serta satu unit timbangan digital.

Juga ditemukan produk belum siap edar berupa delapan buah lulur body scrup ukuran 100 gr dan 500 gr, sepuluh botol handbody, Sembilan buah bleaching, dan satu botol suplemen kulit isi 30 butir kapsul.

“Produk tersangka ini telah dijual ke beberapa kota di Jawa seperti Surabaya, Jakarta, Palembang dan beberapa kota lainnya di Kaltim. Kita sesalkan karena produk-produk merupakan produk oplosan dan tidak ada izin edar dari Dinas Kesehatan ataupun BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan),” ujar Damus.

Menurut tersangka YNT, selain menjual dirinya juga mengoplos beberapa merek kosmetik dengan racikannya sendiri. Dijelaskan tersangka, misalnya produk pemutih kulit ia campurkan produk asli Lulur dengan susu bubuk, yang berfungsi mengangkat sel kulit mati kulit.

Begitupun dengan pemutih kulit, ia mengoplos hand body merek Viena dan merek Naturale dengan kemasan botol baru yang berfungsi memutihkan kulit wajah dan bagian tubuh lainnya.(YAN)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here