Di dua kabupaten inilah ibu kta negara Indonesi akelak akan berdiri. Saat ini kondisi dua kecamatan tersebut masih minim fasilitas perkantoran

Oleh: Rudi Hasan / Yuliawan A

Poskaltim.com, Jakarta – Presiden Joko Widodo telah memastikan bahwa Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur menjadi lokasi pemindahan ibu kota pemerintahan baru.

“Ibu kota baru yang paling ideal adalah di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara,” kata Jokowi di Jakarta, Senin, (26/8).

Menurut dia, pilihan yang jatuh ke wilayah itu didasari beberapa pertimbangan. Pertama, risiko bencana yang minim. Selain itu, dua kawasan itu dianggap strategis karena berada di tengah-tengah Indonesia.

Jokowi juga mengatakan bahwa Penajam dan Kukar tak jauh dari kota maju, yakni Balikpapan dan Samarinda. Terakhir, ada infrastruktur mumpuni di lokasi itu, serta memenuhi syarat atas lahan seluas 180.000 hektare.

Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) memberi informasi bahwa pembangunan ibu kota baru akan dimulai pada tahun 2021. Targetnya, fasilitas pemerintahan bakal rampung pada 2024.

Diketahui, biaya proyek pembangunan ibu kota baru akan bersumber dari APBNN, skema kerja sama antara pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), dan skema kerja sama pemanfaatan atau pihak swasta.

Estimasi biaya total mencapai Rp 446 triliun. Dipecah menjadi tiga, APBN akan diberi beban Rp74,44 triliun.

Sementara skema KPBU Rp265,2 triliun, dan swasta melalui skema kerja sama pemanfaatan sebesar Rp127,3 triliun.
Namun dengan beberapa skema pembangunan dan tahapan pembangunan sarana dan prasara ini diharapkan infrastruktur ibu kota baru nantinya dapat diabgnun tanpa kendala anggaran. Bahkan Presiden Jokowi berjanji, pemindahan ibu kota ini tidak mengganggu posi anggaran dalam APBN.(YAN/INI Network)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here