Sebanyak 450 prajutir Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan dari Yonif Raider 303 Setia Sampai Mati (SSM) Komando Strategis Angkatan Darat (Kostrad) untuk menjaga perbatasan RI-Malaysia di wilayah Kaltim

Oleh: Andrie Aprianto

Poskaltim.com, Balikpapan — Pangdam VI Mulawarman Mayor Jenderal TNI Subiyanto menerima kedatangan 450 prajutir Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan dari Yonif Raider 303 Setia Sampai Mati (SSM) Komando Strategis Angkatan Darat (Kostrad) di Pelabuhan Semayang Balikpapan, pada Senin (24/6).

Ke-450 prajurit dari Yonif Raider 303 SSM Kostrad ini rencananya akan menggantikan prajurit yang sudah lebih dulu menjaga pos perbatasan Indonesia-Malaysia, yakni prajurit Yonif 144 Jaya Yudha Brigif Kodam II Sriwijaya.
Nantinya 450 prajurit ini akan menempati 25 pos dari 55 pos jaga Pengamanan Perbatasan (Pamtas) di sepanjang 1.038 kilometer wilayah perbatasan, yang dimiliki oleh Provinsi Kaltim.

Upacara Penerimaan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan dipimpin langsung oleh Pangdam VI Mulawarman selaku Pangkoops. Pangdam VI Mulawarman Mayor Jenderal TNI Subiyanto mengatakan, adanya pasukan TNI di perbatasan RI-Malaysia selama ini dapat memberi efek menangkal pihak-pihak yang berniat mengganggu kedaulatan wilayah Indonesia.

“Hakikat yag lebih mendasar dalam tugas pengamanan perbatasan adalah bahwa, dengan keberadaan kalian di perbatasan, akan memberikan efek tangkal bagi pihak manapun yang berniat mengganggu keutuhan dan kedaulatan wilayah Indonesia,” ujar Pangdam VI Mulawarman.

Pangdam VI Mulawarman selaku Pangkoops. Pangdam VI Mulawarman Mayor Jenderal TNI Subiyanto, menerima langsung prajurit yang siap bertugas mengamankan perbatasan Indonesia
Dengan adanya penempatan prajurit di pos-pos perbatasan dapat memberikan jaminan kepada masyarakat Indonesia untuk beraktifitas dengan aman, nyaman dan tenang.

“Kalian harus berprinsip bahwa keberadaan kalian di perbatasan dengan segala resikonya, adalah jaminan bagi masyarakat Indonesia untuk dapat beraktifitas sehari-hari dengan nyaman dan tenang,” jelasnya.

Bagi prajurit TNI pelaksanaan pos pamtas merupakan sebuah kehormatan dan keberhasilan dalam menjalankan tugasnya. Pangdam VI Mulawarman berharap para prajurit bisa melaksanakan tugasnya dengan baik demi ibu pertiwi.

“Tugas adalah kehormatan, dan keberhasilan dalam melaksanakan tugas, adalah hal yang biasa bagi seorang ksatria. Berbuatlah semaksimal mungkin untuk negaramu tanpa mengharap pamrih apapun, karena hidup dan mati kita, adalah untuk ibu pertiwi. Ingat, ketika terbesit dalam benak kalian ingin mendapat pujian, maka saat itulah kehormatanmu telah terjual,” tegasnya.

Pangdam juga berpesan jika selama melaksanakan tugas pamtas ini, prajurit diminta untuk melaksanakan beberapa hal, diantaranya ibadah, langkah pengabdian, dan menjalankan tugas dengan ikhlas.

“Jaga pelaksanaan ibadah sesuai agama dan kepercayaan masing-masing dalam setiap pelaksanaan tugas. Pegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI dalam langkah pengabdian. Laksanakan tugas dengan penuh keikhlasan untuk berbuat yang terbaik bagi Negara dan Bangsa,” tutup Pangdam VI Mulawarman.

Pada kesempatan ini, Pangdam VI Mulawarman mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Komandan KRI Teluk Hading 538 Mayor Laut (P) Roni beserta seluruh ABK yang telah mengantarkan Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Raider 303 Kostrad agar tiba di tempat tugas dengan selamat.(AND/YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here