Oleh: Andrie Aprianto

Poskaltim.com, Balikpapan — Berdasarkan pantauan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kondisi atmosfer terkini terdapat indikasi fase basah, dari aktivitas gelombang atmosfer Madden Jullian Oscillation (MJO) yang dapat disertai dengan perlambatan angin, pembentukan pusaran dan belokan angin.

Beberapa provinsi yang terdampak diantaranya di Aceh, Sumut, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Kalteng, Kaltim, Kaltara, Sulteng, Sulbar, Maluku, Papua Barat dan Papua yang dapat berdampak pada peningkatan kondisi cuaca signifikan di beberapa wilayah di Indonesia.

Deputi Bidang Meteorologi Mulyono Prabowo melalui Kepala BMKG wilayah Balikpapan Ibnu Sulistyono, memperkirakan pada periode tanggal 6 hingga 10 Juni 2019 potensi terjadi hujan lebat dapat terjadi dibeberapa wilayah, antara lain pulau Sumatera, pulau Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.

“Berdasarkan data pusat yang dikirim ke tiap daerah akan ada sebuah fenomena aktivitas gelombang atmosfer Madden Jullian Oscillation (MJO). Ini menyebabkan perputaran angin disuatu wilayah yang menjadi lembab dan mengakibatkan hujan dengan intensitas tinggi. Jika terjadi di laut tentunya akan berdampak pada tinggi gelombang,” ujar Ibnu.

Selain potensi hujan lebat, diperakirakan juga ada potensi angin kencang di beberapa wilayah tersebut. Terkait juga dengan aktivitas kemaritiman, diperakirakan ketinggian gelombang akan mengalami peningkatan hingga 2,5 meter hingga 4 meter di beberapa wilayah.

“Prediksi terburuknya jika terjadi diperairan di Indonesia, bisa mengakibatkan gelombang mencapai dua hingga empat meter, ini bahaya bagi kapal-kapal kecil,” tambahnya.

Untuk itu masyarakat diimbau agar waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan dari cuaca ekstrem tersebut seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, serta potensi gangguan transportasi laut akibat angin kencang dan gelombang tinggi.

“Sementara waktu kami minta masyarakat untuk terus waspada, khususnya jika hujan terjadi dini hari. Selain itu yang dataran tinggi waspada tanah longsor, yang dataran rendah waspada banjir,” terangnya.

Bagi masyarakat yang hendak memperoleh informasi terkini, BMKG pun telah membuka layanan informasi cuaca 24 jam, yaitu melalui http://www.bmkg.go.id atau follow @infobmkg, atau dapat langsung menghubungi kantor BMKG terdekat.(AND/YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here