Polresta Samarinda telah menerbitkan smart SIM untuk pembuatan di atas tanggal 20 Oktober 2019. Sementara SIm lama akan diperbarui jika pemegang melakukan perpanjangan .(foto:ist)

Oleh: Yuliawan A

Poskaltim.com, Samarinda – Smart Surat Izin Mengemudi (e-Smart SIM) merupakan program Kepolisisan Republik Indonesia dengan memasukkan sim card chip ke dalam SIM baru ini.

Smart SIM berisi beberapa laporan dalam sistem operasi pendataan identitas pengemudi, baik data kesehatan, kelulusan ujian, data forensic, catatan perilaku pengendara di jalan raya, hingga dapat digunakan sebagai electronic money (e-money).

“Nantinya petugas di lapangan akan dilengkapi dengan card reader (pembaca data) isi e-SIM ini. Petugas akan tahu perilaku pengendara dan apa saja pelanggaran yang pernah dilakukannya. Pokoknya, data pemegang e-SIm ini dapat dibaca karena ada riwayatnta,” ujar Wakasat Lantas Polres Samarinda, Kasat Lantas Polresta Samarinda, Kompol Erick Budi Santoso, melalui Wakasat Lantas Polresta Samarinda, AKP Noordhianto, Senin (4/11).

Dijelaskan Noordhianto, e-SIM ini juga dapat menggambarkan jika pengemudi melanggar dan terkena tilang, maka pelanggar lalu lintas dapat membayar ongkos tilangnya memakai Smart SIM ini.

Smart SIM ini juga terhubung dengan Kartu Tanda Penduduk sehingga data forensic seperti sidik jari, iris mata, riwayat kecelakaan dan kesehatan, semuanya akan dapat segera dilihat petugas kepolisian , jika terjadi kecelakaan di jalan raya.

Pemberlakuan e-SIm yang telah berlangsung sejak 20 Oktober ini, ujar Noordhianto sangat bermanfaat bagi pengguna dan petugas kepolisian. Oleh sebab itu, pembuatan SIm di atas tanggal 20 Oktober 2019, sudah mendapatkan e-SIM.

“Sementara pemegang SIM biasa yang diterbitkan sebelum tanggal 20 Oktober, belum dapat diganti ke bentuk smart SIM. Jadi nanti akan kita ganti ketika pengemudi memperpanjang SIM-nya, “ jelasnya.(YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here