Oleh: Andrie Aprianto

Poskaltim.com, Balikpapan — Setelah terjadinya salah faham di lokasi pengumpulan kotak suara di Hotel Mega Lestari, Balikpapan Tengah pada Kamis (18/4) malam, Kepolisian Balikpapan akan menambah personil di tiap Panitia Pemungutan Kecamatan.

Kapolres Balikpapan, AKBP Wiwin Firta menjelaskan, pihaknya akan mengerahkan satu pleton atau 30 orang personel polisi yang didukung oleh TNI (Babinsa) dalam mengamankan lokasi PPK se-Balikpapan. Di Balikpapan terdapat enam lokasi PPK yang menjadi pengumpulan kotak suara.

“Setelah semalam (Kamis) terjadi perselisihan, kami akan tingkatkan pengamanan di tiap PPK. Akan kami kerahkan satu pleton yang dibantu TNI menjaga lokasi PPK atau penyimpanan kotak suara,” ujarnya saat memantau pembukaan rapat pleno di Balikpapan Utara, Jumat (19/4) sore.

Wiwin juga meminta anggotanya untuk dapat menjaga kesehatan, meski di awal penugasan masing-masing personil telah dibekali dengan obat-obatan dan juga disediakan alat kesehatan yang bisa digunakan untuk mengecek kesehatan.
“Kita juga minta personil untuk menjaga kesehatan, saat apel kita sudah bagikan obat-obatan. Tapi bisa juga cek kesehatan di Posko yang ada,” tambah Kapolres.

Lanjut Wiwin, seluruh warga Balikpapan diminta menghormati KPU dan tidak mudah termakan isu atau  hoax yang dapat mengganggu Kamtibmas.

“Saya pesan juga ke warga agar tidak mudah terpancing isu atau hoax yang beredar, percayakan semua kepada KPU,” tambahnya.

Seperti diketahui lokasi rapat pleno tinggkat PPK terdapat tiga lokasi yang mulai melakukan penghitungan, yakni Balikpapan Tengah, Balikpapan kota dan Balikpapan Utara. Masing-masing PPK akan di jaga minimal satu pleton petugas keamanan.

“Kita liat situasi, saat ini minimal masih satu pleton dulu, jika dibutuhkan pengamanan lagi, bisa kita tingkatkan lah,” jelasnya.(AND/YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here