Polda Kaltim menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu dan ekstasi senilai lbih dari Rp5 miliar yang rencananya akan dibawa ke Sulawesi melalui Kabupaten Berau, Kaltim

Oleh: Andrie Aprianto

Poskaltim.com, Balikpapan — Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Timur baru-baru ini meringkus tiga orang kurir narkoba di Kabupaten Berau. Para kurir ini diringkus lantaran sedang membawa narkoba jenis sabu sebanyak 3 kilogram dan ekstasi sebanyak 1.439 butir.

Direktur Reskoba Polda Kaltim, Kombes Pol Akhmad Shaury mengatakan, ketiga tersangka tersebut ditangkap di Hotel Millenium, Kamar 04, Jalan H.A.R.M Ayoeb, Gang Ketapang, Kecamatan Teluk Bayur, Berau, pada Kamis (16/5/2019) siang.

Ketiga tersangka, yakni, Dzulkifli alias Zul (32), Muhammad Amran (19), dan Makmur (35). Barang haram sabu-sabu ini dikemas di dalam tiga kantung plastik bening, masing-masing plastik memiliki berat sekitar 1.000 gram atau satu kilogram. Selain itu petugas juga menemukan pil ekstasi dan semua barang haram ini disimpan di dalam sebuah kardus mi instan.

“Total barang bukti sabu kurang lebih tiga kilogram, kemudian ada juga ekstasi totalnya itu 1.439 butir,” ujarnya saat konferensi pers, Senin (20/5) siang.

lanjut Shaury, para tersangka mendapati narkoba ini dari Kota Tawau, Malaysia Timur. Kemudian barang terlarang ini dibawa masuk ke Indonesia melalui Kota Tarakan, lalu ke Kabupaten Berau, dan rencananya semua barang ini akan diedarkan di Sulawesi. “Namun kami berhasil gagalkan di Berau, sebelum sempat diedarkan,” tambahnya.

Jika dirupiahkan narkoba jenis sabu-sabu seberat satu kilogram akan bernilai Rp1,5 miliar. Artinya, jika ada 3 Kg sabu-sabu, diperkirakan nilainya mencapai Rp 4,5 miliar. Sedangkan 1.439 butir pil ekstasi nilainya lebih dari Rp719 juta. Jika ditotal, semua narkoba ini memiliki nilai yang cukup fantastis, yakni, lebih dari Rp 5,2 miliar.

“Satu butir pil ekstasi di sini (Kaltim) harganya sekitar Rp500 ribu. Sedangkan sabu per gramnya Rp400-500.000, kalian bisa kalikan aja ya,” jelasnya.

Akibat perbuatannya ketiga tersangka yang merupakan kurir ini Zul, Amran dan Makmur terancam hukuman penjara seumur hidup. Sebab, polisi menjeratnya dengan Pasal 114 Ayat (2) Sub Pasal 112 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) UU 35/2009 tentang Darurat Narkotika.(AND/YAN)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here