Gedung Astranawa, Surabaya

Oleh: Rizki Daniarto / Yuliawan A

Poskaltim.om, Surabaya – Pengadilan Negeri (PN) Surabaya pada hari ini (Rabu/13/11) rencanaya akan mengeksekusi Gedung Astranawa. Eksekusi berdasarkan penetapan Pengadilan Negeri Surabaya Nomor 20/EKS/2019/PN.sby.

Sengketa kepemilikan Gedung Astranawa antara Choirul Anam dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu dimenangkan partai pimpinan Muhaimin Iskandar. Gedung ini nantinya akan berganti nama menjadi Graha Gus Dur. Pergantian nama ini dilakukan seiring rencana eksekusi gedung tersebut.

“Astranawa akan menjadi Graha Gus Dur. Tidak menjadi milik pribadi atau perorangan, tetapi milik institusi dalam hal ini DPW PKB Jawa Timur,” ujar Wakil Ketua DPW PKB Jawa Timur Anik Maslachah.

Menurutnya, tidak ada massa yang dikerahkan dari PKB untuk eksekusi. Hanya beberapa pengurus nantinya bakal ikut mengawasi dan membantu mengosongkan bangunan. Anik berharap proses eksekusi berjalan lancar.

“Tidak ada pengerahan massa,. Hanya pengurus biasa yang hadir untuk menyaksikan eksekusi. Nantinya juga membantu mengeluarkan barang-barang,” jelasnya, Rabu (13/11).

Sementara itu, Wakil Ketua PWNU Jawa Timur KH Abdussalam Shohib membenarkan bahwa DPW PKB Jawa Timur telah mengomunikasikan dengan pihaknya terkait eksekusi ini.

“PKB menceritakan tentang kronologi Gedung Astranawa. Dari PWNU memberikan respons normatif, bahwa semua adalah proses hukum, ya kami menyarankan semua pihak untuk menjalankannya,” katanya.(YAN/INI Network)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here