Oleh: Yuliawan A

Poskaltim.com, Samarinda – Maraknya kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Timur di saat musim kemarau seperti sekarang ini, membuat Dinas Pemadam Kebakaran (PMK) Samarinda, meningkatkan kesiapsiagaan personelnya di lapangan.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Samarinda, Nursan mengatakan petugasnya meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau, agar kebakaran hutan dan lahan dapat dikendalikan.

“Kami sudah berkoordinasi dengan relawan lainnya seperti BPBD Samarinda, karena personel dan peralatan kami terbatas. Semoga tahun ini kami mendapatkan bantuan peralatan. Sehingga bisa lebih aman di lapangan,” ujarnya, Kamis (12/9).

Saat ini pihak Dinas PMK Samarinda sudah menyediakan 11 posko yang tersebar di 10 kecamatan . Selain.itu, unit yang ada berjumlah 39 unit yang selalu standby dan siap untuk memadamkan api.

“Unit kami selalu siaga, bahkan saya minta air di dalam tangki harus selalu terisi. Agar ketika terjadi kebakaran kami langsung sigap menuju lokasi kebakaran,” ungkapnya.

Menurut Nursam, dari beberapa kasus di lapangan, petugas PMK menemukan karhutla terjadi karena sengaja dibakar oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Oleh karena itu pihaknya meminta warga untuk tidak membakar lahan. Terutama areal yang berdekatan dengan pemukiman warga.

Selain itu, Nursan juga meminta kepada warga untuk tidak memaksa anggotanya memadamkan api saat listrik masih menyala. Khususnya untuk kebakaran di tengah kota. Karena hal tersebut justru akan membahayakan bagi anggotanya saat proses pemadaman api di lapangan.

“Iya kita maklum saja dengan sifat warga ini yah, apalagi warga yang menjadi korban kebakaran, pinginnya cepat-cepat dipadamkan, padahal listrik belum dimatikan oleh PLN,” ucapnya.(YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here