Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VI Kalimantan memastikan pasokan avtur untuk pesawat yang membawa calon jamaah haji, lancar dan tidak mengalami kendala.

Oleh: Andrie Aprianto

Poskaltim.com, Balikpapan — Pelaksanaan Ibadah Haji tahun 2019 sudah memasuki tahap pemberangkatan. Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VI Kalimantan memastikan pasokan avtur untuk pesawat yang membawa calon jamaah haji, lancar dan tidak mengalami kendala.

Penerbangan haji untuk wilayah Kalimantan berada di Bandar Udara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Kota Balikpapan, Kaltim dan Bandar Udara Syamsudin Noor, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Pertamina mendata, pasokan avtur untuk penerbangan haji hingga 1.915 KL (kilo liter) atau meningkat 10 persen dari konsumsi avtur pada saat penerbangan haji tahun 2018 lalu dengan jumlah kloter yang sama seperti penerbangan haji tahun 2018.

Region Communication & CSR Kalimantan, Heppy Wulansari mengatakan di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan terdapat dua penerbangan dengan menggunakan Garuda Indonesia. Dan pihaknya telah siap menambah jumlah pasokan avtur untuk penerbangan jamaah haji di tahun 2019 ini.

“Penerbangan haji melalui Bandar Udara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan terdiri dari II fase. Maskapai penerbangan yaitu Garuda Airlines akan mengantarkan calon jamaah haji ke Madinah dan Jeddah melalui Bandara Minangkabau dan Soekarno Hatta,” ujarnya, saat ditemui Selasa (9/8).

Pada fase keberangkatan pertama yang berlangsung dari 20 Juli 2019 – 4 Agustus 2019, konsumsi avtur diprediksi akan mencapai hingga 487 KL. Sedangkan untuk fase kepulangan dari 30 Agustus 2019 – 15 September 2019, diprediksi konsumsi avtur sebanyak 1.430 KL.

“Sarana dan fasilitas dari Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) Sepinggan juga siap dengan optimal untuk dukung kelancaran operasional,” lanjut Heppy.

Lanjut Happy, saat pelaksanaan mendatang pihaknya telah menyiagakan pasokan avtur hingga personel, ini dilakukan agar pelaksanaan pemberangkatan jamaah haji bisa berjalan lancar.

“(Kita siapkan) sebanyak tujuh refueller, tiga storage tank berkapasitas 500 KL, dan puluhan pekerja yang akan standby 24 jam,” tegasnya.

Selain melalui Bandara di Kota Balikpapan, penerbangan haji juga dilaksanakan melalui Bandar Udara Syamsudin Noor, Kalsel, dengan penerbangan perdana pada 9 Juli.(AND/YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here