Mita Nur Maulidah (17) yang meraih nilai matematika tertinggi se Kaltim pada UN 2019

Oleh: Andrie Aprianto

Poskaltim.com, Balikpapan — Seorang siswi kelas XII Sekolah Menengah Kejuruan Airlangga Balikpapan menjadi salah satu peraih nilai sempurna pada mata pelajaran matematika saat Ujian Nasional untuk tingkat Provinsi Kalimantan Timur di tahun 2019 ini.

Peraih nilai tertinggi tersebut adalah Mita Nur Maulidah (17) yang meraih nilai matematika dengan sempurna yakni 100. Gadis yang tinggal di Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Baru Tengah, Kecamatan Balikpapan Barat, Kota Balikpapan ini tidak menyangka jika dirinya dapat meraih nilai matematika tertinggi se Provinsi Kaltim.

“Gak nyangka aja dapat peringkat pertama nilai tertinggi di Provinsi Kaltim untuk tingkat SMK,” ujarnya saat Poskaltim menyambanginya di sekolahnya pada Sabtu (18/5).

Mita menjelaskan, tidak ada persiapan khusus dalam menghadapi ujian nasional tahun ini. Namun, dirinya hanya mengikuti bimbingan belajar di sekolah dan mengikuti program sekolah yakni Kelas Para Bintang yang khusus mendalami mata Pelajaran Matematika.

“Gak ada belajar yang khusus, tapi yang paling favorit itu belajarnya setelah sholat Subuh,” jelasnya.

Anak ketiga dari tiga bersaudara dari pasangan Pujianto (50) dan Ngatimah (46) ini teratur mengikuti Kelas Para Bintang yang dibuat oleh sekolah sejak empat bulan menjelang UN. Sehingga pihak sekolah membantu siswanya agar terus terasah dalam menyelesaikan soal.

Meski pada saat pelaksanaan UN dirinya mendapat kendala terhadap satu soal, yakni adanya satu soal yang diyakininya tidak ada jawabannya, namun dirinya berusaha mencari jawaban hingga menit terakhir.

“Kendalanya ada satu soal yang menurut Mita ini gak ada jawabannya. Pas pengawas bilang sudah habis waktunya, Bismillah aja jawab sesuai keyakinan,” ujarnya sambil tersenyum.

Saat ditanya tentang ketertarikan Mita Nur Maulidah dengan mata pelajaran Matematika, ia mengungkapkan yang membuat menarik karena Matematika adalah pelajaran yang penuh tantangan dan teka-teki.

“Banyak yang tidak suka matematika ini, tapi justru saya tertarik karena penasaran aja, seperti teka teki,” jelasnya.

Kini, Mita Nur Maulidah tengah mempersiapkan diri untuk melanjutkan pendidikannya ke Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) yang ada di Jakarta. STAN menjadi kampus pilihan Mita Nur Maulidah untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan tidak jauh dari hitungan matematika.

Sebenarnya pihak sekolah dan yayasan pernah menawarkan dirinya untuk kuliah gratis dan dibiayai hingga selesai. Namun dirinya menolak, karena tetap ingin melanjutkan di STAN yang merupakan kampus impiannya.

“Insya Allah, saat ini saya sedang mempersiapkan diri untuk daftar di Sekolah Tinggi Akuntansi di Jakarta,” ujarnya optimistis.(AND/YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here